Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jatim Siap Dukung Swasembada Gula Nasional

Mus Purmadani • Rabu, 16 Juli 2025 | 04:30 WIB

 

Wagub Jatim Emil Elestiamto Dardak saat mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengunjungi Pabrik Gula Pesantren Baru Kediri, Selasa (15/7).
Wagub Jatim Emil Elestiamto Dardak saat mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengunjungi Pabrik Gula Pesantren Baru Kediri, Selasa (15/7).

RADAR SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Gula Pesantren Baru Kediri, Selasa (15/7).

Kunjungan kerja ini dalam rangka koordinasi dengan industri gula BUMN, sebagai upaya pemerintah dalam mempercepat terwujudnya swasembada gula dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Mentan Andi Amran menekankan untuk meningkatkan produksi eksponensial. Di saat zaman penjajahan, produksi gula Indonesia terbesar nomor dua di dunia, dengan produktivitasnya mencapai 14 ton per hektare.

Namun, setelah merdeka, angka tersebut justru menurun menjadi hanya 4 ton. Berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari sisi regulasi, budidaya, dan lainnya akan terus dilakukan perbaikan secara bertahap.

"Semoga tiga tahun ke depan paling lambat 4 tahun kita bisa swasembada. Dengan begitu kita bisa menghemat devisa sebesar 50 triliun, itu dari gula. Dan untuk white sugar atau gula putih tahun depan sudah target swasembada," katanya.

Andi Amran juga menyampaikan bahwa pada kunjungannya ke Kediri ini juga mengumumkan beberapa regulasi yang disetujui atas usulan seluruh petani Indonesia.

Mulai dari kredit usaha rakyat (KUR) yang bunganya flat hanya 6 persen. Lalu ada pula alokasi dana besar untuk mendukung sektor perkebunan tebu nasional.

"Baru saja kami terima revisi anggaran sebesar 200 miliar untuk plasma. Tadi sudah tanda tangan dan dikirim ke presiden, menteri keuangan, mensesneg. Doakan kalau itu terjadi, tebu dan gula bisa meningkat cepat," ujarnya.  

Wali Kota Kediri menyambut baik program dari Menteri Pertanian terkait upaya swasembada gula nasional.

Ditegaskannya pula bahwa pemerintah daerah siap mendukung langkah-langkah strategis pemerintah pusat.

Menurutnya, target swasembada gula bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.

"Saya yakin dan optimis kalau Indonesia bisa kembali berjaya sebagai negara penghasil gula. Di Kota Kediri sendiri ada dua pabrik gula yang masih produksi hingga saat ini," imbuhnya. 

Sementara itu, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan komitmennya untuk mempercepat swasembada gula nasional dan menyejahterakan petani tebu.

Dia mengatakan produksi gula di Jawa Timur meningkat lebih dari 50 persen pada musim kemarau 2024.

Berdasarkan taksasi awal musim giling 2025, Jawa Timur diperkirakan menghasilkan 1,4 juta ton gula, meskipun cuaca basah tahun ini diprediksi mempengaruhi rendemen.

"Jatim adalah penyumbang lebih dari separuh produksi gula di seluruh Indonesia," katanya. (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#menteri pertanian #swasembada gula #Jawa Timur #PG Pesantren Baru #emil elestianto dardak #kediri