RADAR SURABAYA - Polda Jatim mengerahkan drone bawah laut untuk mencari korban dan kapal motor penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, Rabu (2/7) malam.
Selain itu juga mengerahkan satu unit helikopter untuk membantu melakukan pencarian melalui udara. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, ada 6 unit kapal Polair yang dikerahkan untuk pencarian korban kapal tenggelam di perairan antara Ketapang-Gilimanuk.
Di samping itu ada satu unit helikopter Polri yang dikerahkan untuk bantu pencarian korban kapal yang tenggelam.
"Beberapa peralatan yang digunakan diantaranya live jacket, drone bawah laut, tabung selam, tali pertolongan, navigasi bawah laut, motor bawah laut, 2 unit perahu karet," ujarnya, Kamis (3/7).
Mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat ini melanjutkan, total ada kurang lebih 35 personel kepolisian yang dikerahkan membantu pencarian korban.
"Data sementara ditemukan 29 orang selamat dan 4 orang meninggal dunia. Sehingga total ada 33 orang yang ditemukan. Data sementara masih tentatif nanti akan kita update," ungkapnya.
Alumnus Akpol 1995 ini menerangkan, untuk korban selamat saat ini telah dimintai keterangan oleh petugas di kantor BPTD Gilimanuk. Kondisi korban selamat sebagian besar ditemukan di wilayah perairan selatan Gilimanuk.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto turut prihatin dan menyampaikan duka cita atas tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.
"Saya atas nama pribadi dan Polda Jawa Timur turut prihatin dan duka cita semoga para korban segera ditemukan," ucap Nanang usai melakukan pencarian lewat jalur udara di Ketapang Banyuwangi. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto