Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dipicu Hujan Deras, Tanah Longsor di Trenggalek Hancurkan 10 rumah dan Makan 6 Korban Jiwa

Mus Purmadani • Selasa, 20 Mei 2025 | 12:25 WIB

 

Petugas SAR gabungan saat melakukan upaya mitigasi bencana dan pencarian korban di lokasi longsor Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Senin (19/5).
Petugas SAR gabungan saat melakukan upaya mitigasi bencana dan pencarian korban di lokasi longsor Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Senin (19/5).

RADAR SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mengungkapka tanah longsor terjadi di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Senin (19/5) disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama beberapa jam.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan, tanah longsor terjadi sekitar pukul 16.10 WIB. Setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.40 WIB.

“Tanah longsor menimpa beberapa rumah warga. Kami masih melakukan assessment dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk mengetahui dampak dan kebutuhan warga yang terdampak,” ujar Gatot.

Gatot menambahkan bahwa terdapat enam jiwa yang terindikasi berada di dalam rumah yang terdampak tanah longsor dan masih dalam pencarian.

BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Trenggalek telah berkoordinasi untuk melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban terdampak.

”Kami juga akan memberangkatkan personel dan peralatan guna percepatan penanganan evakuasi pencarian korban terdampak,” ungkap Gatot.

Dampak dari tanah longsor ini cukup signifikan, dengan tujuh rumah rusak dan tiga rumah rusak berat. Sebanyak 10 KK atau 30 jiwa terdampak langsung dari bencana ini.

Selain di Kecamatan Bendungan, bencana longsor juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain di Trenggalek, di antaranya Desa Tasikmadu (Watulimo), Desa Ngulungkulon dan Bangun (Munjungan), serta Desa Sumberdadi (Trenggalek) dan Desa Pule (Pule).

Sementara itu, banjir dilaporkan merendam ratusan rumah warga di wilayah perkotaan, seperti Kelurahan Tamanan, Kelurahan Kelutan, Desa Ngares, serta beberapa titik di Kecamatan Pogalan.

“Kami masih terus melakukan pemantauan dan assessment untuk mengetahui kebutuhan warga yang terdampak. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan upaya penanganan dan evakuasi korban terdampak,” katanya.

Gatot menambahkan, akses jalan menuju lokasi tertimbun tanah longsor masih terkendala, serta listrik padam akibat beberapa tiang listrik roboh. Hujan sedang dan berkabut juga menjadi kendala dalam proses evakuasi.

“BPBD Provinsi Jawa Timur akan terus memantau situasi dan melakukan upaya penanganan bencana ini. Kami juga mengimbau kepada warga untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bencana susulan,” pungkasnya. (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#trenggalek #longsor trenggalek #hujan deras #Jawa Timur #Mitigasi Bencana #BPBD Jatim