Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Terseret Ombak, Mahasiswa KKN UINSA Tewas Tenggelam di Pantai Payangan Jember

Jay Wijayanto • Kamis, 25 Juli 2024 | 15:23 WIB

 

Ucapan duka dari kampus UINSA untuk korban Moch. Ihza Nanda Idaman.
Ucapan duka dari kampus UINSA untuk korban Moch. Ihza Nanda Idaman.

RADAR SURABAYA - Empat orang mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya tenggelam terseret ombak saat berwisata di Pantai Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember, Rabu (24/7) sekitar pukul 16.30 WIB.

Tiga orang berhasil selamat karena berpegangan pada batu karang. Sedangkan seorang mahasiswa meninggal dunia.

Korban tewas atas nama Moch Inza Nanda Idaman, 21, warga Panduk 4/2, RT.005/ RW.004, Kelurahan Panjangjiwo, Kecamatan Tenggilis, Surabaya. 

Keempat korban adalah bagian dari 26 mahasiswa UINSA yang berlibur ke kawasan wisata pantai Watu Ulo, di tengah melakukan praktik Kuliah Kerja Nyata atau KKN di wilayah Kecamatan Tempeh, Lumajang.

Kapolsek Ambulu AKP Tanto menjelaskan, 26 mahasiswa UINSA ini datang ke pantai Payangan menaiki 4 mobil Elf dan sepeda motor. 

Saat datang sekitar pukul 16.00, korban bersama tiga temannya memilih mandi di pantai yang saat itu kondisinya masih surut.

Sedangkan 22 mahasiswa lainnya memilih duduk duduk dan jalan jalan sambil berfoto di pinggir pantai.

NAHAS: Anggota Polsek Ambulu dan personil SAR Rimba Laut mengevakuasi korban mahasiswa UINSA Surabaya yang tewas tenggelam di Pantai Payangan, Jember, Jatim.
NAHAS: Anggota Polsek Ambulu dan personil SAR Rimba Laut mengevakuasi korban mahasiswa UINSA Surabaya yang tewas tenggelam di Pantai Payangan, Jember, Jatim.

Dikutip dari Halo Jember, keempat mahasiswa yang memilih mandi di pantai selain korban Moch Inza Nanda Idaman adalah Ubaidillah, 21, warga Perum Pondok Candra, Kecamatan Waru, Sidoarjo; Arfandi, 22, warga Kelurahan Jokosatru, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo; dan Salis, 22, warga Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Nahas, tiba tiba ombak besar langsung datang menggulung keempat korban hingga terseret ke tengah laut. Beberapa teman yang mengetahui 4 temannya terseret ombak langsung berteriak minta tolong.

Teriakan itu terdengar oleh warga. Anggota SAR Rimba Laut bersama warga sekitar berusaha menolong. "Kejadian itu juga selanjutnya dilaporkan ke Polsek Ambulu," kata Tanto.

Saat ditemukan dan dievakuasi pada pukul 7.30, korban Nanda sudah tidak bernyawa. Sementara tiga temannya berhasil selamat dan dievakuasi setelah berpegangan pada karang di sekitar Gunung Sruni, Pantai Payangan.

Jasad korban langsung dilarikan ke Puskesmas Ambulu. Setelah dilakukan visum, jasad korban dibawa pulang oleh keluarganya yang langsung datang ke Jember.

AKP Tanto mengatakan, pihaknya sudah sering memberi himbauan, baik dengan memasang banner dan himbauan langsung.

Selain itu pedagang dan SAR Rimba Laut sendiri sudah sering menghimbau agar tidak mandi. "Karena Pantai Payangan seringkali menelan korban," pungkasnya. (haj/ant/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#mahasiswa uinsa #tewas tenggelam #pantai payangan