Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lebaran Tahun Ini Sebanyak 31,3 Juta Pemudik Masuk ke Jawa Timur

Mus Purmadani • Senin, 8 April 2024 | 21:50 WIB
MUDIK LEBIH AWAL: Para penumpang kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak terlihat turun dari kapal yang mengangkut dari berbagai daerah di luar pulau, mereka mudik lebih awal Sabtu (30/3) sore.
MUDIK LEBIH AWAL: Para penumpang kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak terlihat turun dari kapal yang mengangkut dari berbagai daerah di luar pulau, mereka mudik lebih awal Sabtu (30/3) sore.

RADAR SURABAYA - Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan animo masyarakat dalam mudik pada Idul Fitri kali ini sangat tinggi.

Menurutnya ini disebabkan liburan kali ini durasinya sangat panjang, sehingga waktu berkumpul bersama keluarga menjadi lebih banyak.

"Makanya yang pulang kampung itu melonjak tinggi sampai 16,2 persen. Jadi dari 40 juta warga Jatim, orang yang mudik 31,3 juta orang, lebih dari tiga perempatnya. Ini perlu ada antisipasi secara umum dan infrastruktur dengan semua kewenangan," katanya.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, pergerakan pemudik yang akan masuk ke Jawa Timur diprediksi meningkat signifikan dibanding masa lebaran tahun 2023 kemarin.

Pada tahun ini, diperkirakan bakal ada sekitar 31,3 juta pemudik yang akan masuk ke wilayah Jawa Timur. Puncak arus mudik terjadi pada Senin (8/4).

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono mengatakan data untuk Jawa Timur itu adalah sekitar 16,2 persen dari total pergerakan secara nasional 193 juta.

Yakni 31,3 juta bergerak di Jawa Timur. Jawa Timur prediksinya naik sekitar 10 hingga 20 persen dibanding tahun kemarin.

Karena begitu besarnya jumlah pemudik yang akan masuk Jawa Timur, Dishub pun memastikan telah melakukan pemetaan.

Pasalnya, jumlah 31,3 juta pemudik itu tersebar di berbagai moda transportasi.

Dari pemetaan yang dilakukan di antaranya, sekitar 4 juta orang akan memilih menggunakan bus.

Nyono memastikan ketersediaan armada bus untuk kelancaran arus mudik.

Yakni penyiapan armada bus sebanyak 6.637 armada.

Sementara untuk pemudik yang memilih kereta api diprediksi sekitar 3,3 juta orang.

Sehingga disiapkan 90 trainset atau rangkaian kereta api. Bisa jadi ada tambahan rangkaian menyesuaikan kebutuhan.

Selanjutnya untuk moda pesawat, diprediksi berjumlah 1,24 juta.

Menurut Dishub, dengan catatan itu berbagai pihak pun menyiapkan 182 penerbangan.

"Bisa jadi ada tambahan penerbangan tergantung pertumbuhan penumpang di lapangan," ungkap Nyono.

Kemudian Dishub Jatim juga melakukan pemetaan terhadap berbagai titik macet di Jawa Timur selama masa mudik lebaran ini.

Setidaknya ada 18 titik rawan macet. Di antaranya Simpang Mengkreng, Simpang Kertosono, Pasar Baureno, Pasar Babat, Pasar Brondong, Duduk Sampeyan.

Kemudian Perlintasan KA Kota Lamongan, Pasar Singosari, Pasar Lawang, Alun-Alun Bangil, Pasar Ngopak, Pasar Nguling, Pasar Asembagus, Pasar Rogojampi, Pasar Genteng, Pasar Klakah dan Pelabuhan Ketapang. Menurut Nyono, untuk mengantisipasi itu petugas pun disebar.

Nyono juga mengungkapkan pihaknya tidak menyediakan mudik gratis ke Pulau Bawean.

Menurutnya mudik gratis ini ke Pulau Bawean ini difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Pemkab Gresik sudah konsultasi dengan kami menggunakan kapal cepat dan kapal Gili Iyang,” katanya.
Meski demikian sejak terjadi gempa beberapa waktu lalu, lanjut Nyono, volume kendaraan logistik menuju ke Pulau Bawean mengalami peningkatan.

Kendaraan ini menurutnya mengangkut bahan pokok, air minum untuk kebutuhan masyarakat pemulihan gempa.

“Banyak masyarakat di sana yang masih tinggal di tenda pengungsian,” katanya.

Sebelumnya Pj Sekdaprov Jatim Bobby Soemiarsono memberangkatkan mudik gratis moda kapal laut KMP Wicitra Dharma I dengan rute Pelabuhan Jangkar - Pulau Raas Kabupaten Sumenep, Selasa (2/4).

Mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov Jatim dilakukan sebagai wujud kepedulian dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat Jatim, khususnya masyarakat kepulauan.

"Secara perdana, kami memberangkatkan mudik gratis moda laut KMP Wicitra Dharma I dari pelabuhan Jangkar menuju Pulau Raas dengan kapasitas angkut 250 orang dan 150 kendaraan roda dua dalam satu kali perjalanan," kata Bobby.

Bobby mengatakan mudik gratis jalur laut yang diselenggarakan Pemprov Jatim dilaksanakan mulai tanggal 2-20 April dengan total penyelenggaraan 14 trip keberangkatan dengan tujuh kali perjalanan pergi-pulang.

"Kalau di total rangkaian mudik gratis kapal laut rute pelabuhan Jangkar-Raas mengangkut 2.100 motor roda dua. Sedangkan jumlah total seat yang disediakan mencapai 3.500 penumpang," ujarnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh warga masyarakat yang mudik ke Pulau Raas atau dari Raas ke Jawa untuk mengikuti program Mudik Bareng Gratis Pemprov Jatim bertema Mudik Ceria. Selain gratis juga lebih aman.

"Karena kita menggunakan armada yang tentunya sudah terstandar kelaikannya, dan jadwalnya pasti. Selain itu juga gratis," ungkapnya.

Ajakan tersebut juga dibarengi dengan imbauan dari Bobby.

Ia mengatakan, agar seluruh penumpang maupun awak kapal yang menggunakan kapal laut mengutamakan faktor keselamatan pelayaran.

Sebab, tujuan mudik adalah bertemu sanak keluarga.

Hal itu bisa tercapai jika selama perjalanan dapat dilalui dengan selamat.

“Apalagi faktor cuaca tidak menentu. Jangan melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya. (mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Adhy Karyono #mudik 2024 #pj gubernur jatim #Idul Fitri 1445 Hijriah #libur panjang