Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Khofifah Indar Parawansa Ingatkan Soal Zakat kepada Masyarakat Jatim, Ini Katanya

Mus Purmadani • Rabu, 27 Maret 2024 | 19:01 WIB

 

TUNAIKAN ZAKAT: Gubernur Jatim periode 2019-2024, Khofifah IPmembayar zakat melalui Bada Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (26/3). (ANDY S/RADAR SBY)
TUNAIKAN ZAKAT: Gubernur Jatim periode 2019-2024, Khofifah IPmembayar zakat melalui Bada Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (26/3). (ANDY S/RADAR SBY)

RADAR SURABAYA - Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa penyerahan zakat yang dikoordinir oleh Baznas Jatim memiliki tujuan mulia.

Yaitu dengan menghimpun zakat, infaq dan shodaqoh sebanyak mungkin untuk selanjutnya diserahkan kepada yang berhak menerima.

“Kita bisa lihat program Baznas memberikan beasiswa kepada 1 keluarga 1 sarjana, juga ada pula bantuan modal kepada para pelaku usaha yang pada Bulan Suci Ramadhan memiliki nilai manfaat yang begitu besar,” ujarnya usai membayar zakat melalui Bada Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim di Gedung Negara Grahadi, Selasa (26/3).

Khofifah menegaskan, terpenting dalam menyerahkan zakat adalah sampai kepada penerima.

Masyarakat yang akan berzakat juga harus memastikan menyerahkan kepada lembaga yang betul dan akuntabel serta ditasarufkan melalui cara yang baik pula.

“Pastikan lembaga penerima zakat harus legal salah satunya Baznas yang merupakan lembaga milik pemerintah. Namun, lembaga lain milik NU maupun Muhammadiyah juga mempunyai lembaga penerima zakat yang tidak kalah kredibel,” sebutnya.

Khofifah mengapresiasi, penyerahan zakat melalui sistem perbankan menggunakan QRIS dan mengundang seluruh element membuat kebersamaan atau bangunan tali silaturahmi begitu kuat.

“Penyerahan zakat, infaq dan shodaqoh ini menunjukkan adanya kebersaamaan dan sinergitas antar lembaga begitu kuat. Pemerintah dan non pemerintah bersama-sama menyerahkan zakat yang dilakukan oleh Baznas Jatim,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Jatim KH Ali Maschan Moesa bersyukur bahwa Pemprov Jatim memiliki komitmen kuat dalam menghimpun zakat dan infaq untuk kedua kalinya.

Dilaporkan, pada pelaksanaan penyerahan zakat pertama yang melibatkan Kepala OPD dan BUMD berhasil terkumpul Rp 573,3 juta.

Ditambah kupon yang diedarkan bagi pegawai ASN di Pemprov Jatim mencapai Rp 1,2 miliar sampai pertengahan Ramadan 1445 Hijriah.

“Insyallah tahun ini, potensi zakat di Jawa Timur bisa terkumpul dengan optimal dan bermanfaat bagi masyarakat Jatim. Saya berdoa yang hadir dan siap berzakat diberi rezeki. Jadi yang sudah berzakat bisa berinfaq pada hari ini diberkahi dan ditinggikan derajatnya serta naik pangkatnya,” pungkasnya. (mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#bayar zakat #zakat #Baznas Jatim #khofifah indar parawansa