Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dijual Per Lima Kilo Rp 51 Ribu, 30 Ton Beras Ludes Dalam Waktu 30 Menit di Pasar Murah Pemprov Jatim

Mus Purmadani • Sabtu, 9 Maret 2024 | 00:39 WIB

 

ANTRE: Warga menyerbu pasar murah Pemprov Jatim yang digelar di halaman kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (8/3). (MUS P/RADAR SURABAYA)
ANTRE: Warga menyerbu pasar murah Pemprov Jatim yang digelar di halaman kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (8/3). (MUS P/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Semakin dekat dengan Ramadan, harga bahan pokok kian mahal.

Tak heran jika masyarakat terus mencari cara agar bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga murah.

Salah satunya dengan rajin menyimak informasi, di mana ada kegiatan pasar murah.

Jika sudah menemukan ada pasar murah maka mereka akan menggunakannya untuk membeli bahan pokok dengan harga lebih murah itu.

Seperti yang terjadi di halaman kantor Gubernur Jatim, Jumat (8/3).

Sejak pagi masyarakat rela mengantre untuk mendapatkan bahan pokok dalam pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu.

Masyarakat tampak antusias mendapat bahan pokok yang murah.

Sudarwati, 58, warga yang tinggal di kampung sekitar Kantor Gubernur Jawa Timur mengaku senang dengan adanya program pasar murah ini.

Menurutnya ini bisa mengurangi beban biaya kebutuhan yang mengalami peningkatan.

"Ini saya membeli beras 5 kilogram di sini harganya Rp 51.000. Karena di luar harganya masih Rp1 5.000 per kilogram untuk yang medium. Kalau bisa acara ini digelar setiap hari, biar beban kami gak terlalu berat," katanya.

Sementara itu Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono melalui Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim Isa Anhori mengatakan Pasar Murah Produk Kelautan Perikanan dan Sembako ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim.

Menurutnya pasar murah ini diperuntukkan masyarakat sekitar dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Selain produk perikanan kelautan, juga ada produk pertanian dan perkebunan," katanya.

Menurut Isa, beras tiga ton yang disediakan dalam pasar murah ini habis terjual dalam waktu 30 menit.

Kegiatan ini akan dilakukan secara intens, terlebih saat Ramadan.

"Kegiatan juga mengedukasi masyarakat untuk gemar makan ikan, dengan tujuan mencegah stunting," jelasnya.

Ditanya terkait UMKM perikanan dan kelautan di Jatim, Isa mengaku sangat banyak dan potensinya sangat besar.

Menurutnya Pemprov Jatim memberikan bantuan hulu hingga hilir kepada UMKM kelautan perikanan Jatim.

"Produksi perikanan tangkap Jawa Timur tertinggi negara nasional,” ujar Isa.

Rinciannya produksi perikanan besar 609.685,85 ton, produksi perikanan budidaya sebesar 1.359.934,91 ton, produksi garam tertinggi secara nasional mencapai 847.011,33 ton.

Lalu, volume ekspor perikanan tertinggi nasional mencapai 361.356,91 ton.

“Ekspor kita juga tertinggi di Indonesia. Untuk menggaet investasi, kami kerap melakukan misi dagang," pungkasnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#beras murah #provinsi jatim #ludes #pasar murah #dinas perikanan dan kelautan #pemprov jatim