RADAR SURABAYA – Dari 110 even nusantara, Jawa Timur menyumbang delapan event pada Karisma Event Nusantara (KEN) 2024.
Bahkan salah satu di antaranya menjadi top 10 KEN 2024 yakni Jember Fashion Carnaval (JFC).
Diketahui delapan even yang masuk KEN 2024 tersebut meliputi Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi Ethno Carnival, Festival Rontek Pacitan, Eksotika Bromo, Jember Fashion Carnival, Festival Nasional Reog Ponorogo, dan Parade Surabaya Juang.
Sementara itu delapan even yang masuk KEN 2023 meliputi Jember Fashion Carnival, Festival Reog Ponorogo, Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, East Java Fashion Harmony, Festival Rujak Uleg Surabaya, Banyuwangi Ethno Carnival, Batu Street Food, dan Festival Musik Tradisional Rontek Pacitan.
Untuk even Surabaya jika tahun 2023 ada Festival Rujak Uleg Surabaya, tahun ini menjadi Parade Surabaya Juang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Evy Afianasari mengatakan even-even yang telah disiapkan tahun 2024 ini telah dikurasi oleh para kurator daerah dan kurator nasional untuk menjadi kalender wisata nasional yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN).
Menurutnya tahun 2024 pihaknya telah menyampaikan 10 even untuk masuk menjadi bagian dari KEN.
Kemudian 15 even unggulan Jatim untuk menjadi bagian dari even Sportive (Sport, Music and Creative Event) kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Sepuluh even unggulan Jatim itu seperti East Java Fashion Harmony, Jazz Gunung Bromo Probolinggo, Event Banyuwangi Ethno Carnival, dan Eksotika Bromo.
Selain itu juga Festival Nasional Reog Ponorogo, Batu Street Food Festival, Jember Fashion Carnaval, Festival Rontek Pacitan, Parade Surabaya Juang, dan Gandrung Sewu.
“Dengan banyaknya even-even unggulan di Jatim, kami yakin akan meningkatkan kunjungan wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara,” katanya.
Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menginginkan sebanyak 110 even berkualitas yang terangkum dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2024, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian nasional dan memberikan multiplier effect kepada masyarakat.
Ia juga berharap KEN 2024 yang menyajikan kegiatan menarik seperti musik, budaya, seni karnaval, hingga kuliner ini bisa meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.
Ia mengatakan, berdasarkan data yang diterimanya, penyelenggaraan KEN 2023 telah berkontribusi terhadap peningkatan nilai produksi barang dan jasa (output) di Indonesia mencapai Rp 212,2 miliar serta Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang mencapai Rp 198,6 miliar.
Sementara itu, nilai perputaran uang atau pergerakan ekonomi dari 7,36 juta pengunjung (lokal, domestik, maupun asing) pada acara KEN 2023 mencapai Rp 12,38 triliun.
“Targetnya tahun ini terdapat peningkatan pergerakan ekonomi hingga bisa mencapai 20-25 persen dari tahun lalu. Dan harapannya juga ikut menopang 1,2 miliar sampai 1,5 miliar pergerakan wisnus di 2024,” katanya. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa