RADAR SURABAYA - Menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), Polda Jatim bersama pemerintah daerah telah berkoordinasi melakukan pemetaan perlintasan kereta api (KA) sebidang yang belum berpalang pintu dan penjaga.
Nantinya saat pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2023, polisi bekerja sama dengan pemerintah daerah akan menempatkan petugas di perlintasan yang belum berpalang pintu untuk antisipasi kejadian kecelakaan.
"Kami bersama pemerintah daerah melakukan pemetaan perlintasan sebidang yang belum berpalang pintu dengan tingkat mobilisasi masyarakat dengan jumlah (tinggi) kepadatan," ujar Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin, Rabu (20/12).
Dia menambahkan dari data kepolisian ada sekitar 22 juta kendaraan di Jatim.
Kemudian ditambah lagi pendatang tentu saja ada penambahan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang.
Menurutnya, tentu akan sangat riskan dan rawan, manakala perlintasan sebidang yang tidak dijaga akan dilintasi oleh pengguna jalan dari luar daerah dan bisa terjadi kemacetan tentu sangat membahayakan.
"Itu salah satu atensi agar pada saat pelaksanaan operasi nanti persimpangan sebidang yang belum sempat diberikan penjagaan palang pintu kereta api, diberikan petugas," terangnya.
Dari data Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, ada 1.135 perlintasan sebidang di Jatim.
Sekitar 740 perlintasan sebidang belum berpalang pintu dan terjaga.
Kemudian 37 titik telah diintervensi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan percepatan pembangunan.
Sementara sepanjang tahun 2023 sendiri terjadi 35 kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang. (rus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa