Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono, Senin (1/5). Ia mengatakan total ada 22 bus yang disiapkan untuk mengisi koridor itu melewati jalur arteri dari Purabaya Surabaya ke Mojokerto.
"Untuk perencanaan okupansi koridor II di bawah 50 persen. Tapi untuk ekspetasi kita gak tahu. Dulu koridor I juga di bawah 50 persen, ternyata ekspektasi masyarakat 50 persen," jelasnya.
Nyono menambahkan tidak hanya koridor II yang direncanakan selesai tahun ini, koridor III yang menghubungkan Surabaya dan Sidoarjo lewat jalur arteri juga akan dibuka tahun ini. "Pembukaan koridor II dan III ini sebagai langkah Dishub untuk menekan angka pemakaian kendaraan pribadi serta memberikan angkutan transportasi publik yang aman dan nyaman. Nanti dengan program ibu. Aplikasinya dengan e-money," katanya.
Lebih lanjut Nyono menuturkan kalau saat ini pihak Dishub Jatim dan Kota Surabaya sedang mendiskusikan langkah mengintegrasikan aplikasi Suroboyo Bus dan Trans Jatim. "Ini dua aplikasi yang berbeda, supaya waktunya saling mendukung. Jadi Trans Jatim datang tidak lama Suroboyo Bus datang, supaya nggak nunggu lama. Semoga bisa secepatnya, mudah-mudahan tahun ini juga," pungkasnya. (mus)
Editor : Administrator