SURABAYA - Kesiapan pembelajaran tatap muka terus dilakukan sekolah di Surabaya. Seperti diketahui, hampir setahun lamanya, pembelajaran dilakukan secara daring saat pandemi Covid-19.
Hingga saat ini, anak-anak masih harus melaksanakan pembelajaran melalui daring. Namun, saat ini pembelajaran tatap muka mulai dipersiapkan.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Eddison Isir langsung meninjau kesiapan sekolah di Surabaya untuk memulai tatap muka kembali. Kombes Pol Isir meninjau langsung kesiapan sekolah.
Ia berkunjung ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Surabaya. Isir meninjau salah satu kelas yang saat itu melakukan uji coba pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehtan (prokes) ketat baik untuk guru maupun siswanya. Pihaknya juga melakukan daring dengan seluruh sekolah di Surabaya. "Anak-anak yang mengikuti kelas ini adalah siswa kelas IX se-Surabaya," ungkapnya.
Tercatat, selain puluhan siswa SMPN 1 Surabaya, pihaknya juga terhubung dengan 37 ribu siswa lain melalui virtual. Ia menyampaikan agar siswa-siswi semua mengimplementasikan Pancasila dalam keseharian. Pancasila sebagai dasar negara tidak hanya dihafal namun juga diterapkan. "Pahami dan implementasikan. Masa depan Indonesia dari Sabang sampai Merauke kami titipkan pada anak-anakku sekalian," ujarnya.
Ia juga mengingatkan, jangan langsung menelan mentah-mentah informasi. Ini bisa membuat fanatisme berlebihan. "Jangan sampai ada sikap etnosentrisme, paham yang menganggap salah satu suku lebih baik ketimbang lainnya,"ujarnya.
Selain itu, Isir juga memberikan perhatian terkait fenomena yang terjadi di Surabaya akhir-akhir ini. Salah satunya yang menjadi sorotan adalah tawuran yang terjadi jelang sahur di Surabaya. "Jangan sampai ikut hal-hal negatif yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.Tawuran tidak ada manfaatnya sama sekali karena hanya akan berdampak negatif," terangnya. (gun/opi)
Editor : Administrator