Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jarang Peminat, Angkot Akan Dijadikan Angkutan Feeder

Administrator • Selasa, 20 April 2021 | 05:35 WIB
Jarang Peminat, Angkot Akan Dijadikan Angkutan Feeder
Jarang Peminat, Angkot Akan Dijadikan Angkutan Feeder

SURABAYA - Angkutan kota (angkot) saat ini sudah jarang peminatnya. Meski beberapa dari mereka masih bertahan di tengah gempuran transportasi publik lainnya. Namun, rencananya angkot akan dijadikan feeder (angkutan penghubung) lainnya dengan jalur biasa.


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, nantinya di jalan utama akan dilayani angkutan utama seperti bus. Kemudian ditunjang dengan angkutan feeder atau angkot. "Ya ke depannya angkot akan dijadikan feeder dan yang di jalur pusat (tengah kota) akan digunakan bus untuk program buy the service (BTS)," katanya.


Karena itu kini pihaknya tengah melakukan mapping terkait jalur yang nantinya akan dijadikan angkutan feeder. Tak hanya itu pihaknya juga akan melakukan perekrutan bagi sopir maupun helper bus. 


"Yang terhimpit, akan direkrut menjadi driver dan helper. Jadi tidak ada kehilangan pekerjaan, bahkan pendapatan mereka meningkat sebab standar upahnya semakin tinggi," jelasnya.


Kemungkinan setelah lebaran tahun 2021 dan pendataan rampung, driver atau pengemudi di Surabaya bisa segera mendapatkan intervensi dari pemkot. Terutama mereka yang pendapatannya terdampak karena pandemi Covid-19.


Irvan juga mengaku telah berkoordinasi dengan kemenhub membahas program BTS. Hasilnya, pemerintah memastikan layanan transportasi itu terus berjalan. "Mungkin akhir tahun ini diperkirakan bantuan operasional angkutan perkotaan akan beroperasi," katanya.


Irvan menjelaskan, ada syarat khusus yang harus dipenuhi pihak ketiga. Seperti jenis bus, kategori kendaraan lower deck dan di dalam angkutan disediakan sejumlah fasilitas. Seperti kursi khusus bagi lansia dan fasilitas bagi pesepeda.


Sistem pembayaran bus juga ditetapkan, seluruhnya cashless. "Penumpang tidak perlu menyediakan uang tunai, pembayaran bisa menggunakan kartu non tunai," pungkasnya. (rmt/nur)


Editor : Administrator
#dishub surabaya #angkutan feeder