Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jaga Stabilitas Harga Bapokting, Pemkot Operasi Pasar selama Ramadan

Administrator • Jumat, 16 April 2021 | 21:51 WIB
Jaga Stabilitas Harga Bapokting, Pemkot Operasi Pasar selama Ramadan
Jaga Stabilitas Harga Bapokting, Pemkot Operasi Pasar selama Ramadan

SURABAYA - Operasi Pasar selama bulan suci Ramadan terus dilakukan oleh  Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya. Pasalnya, bahan kebutuhan pokok penting (bapokting) terus terpantau naik.


Seperti operasi pasar di sentra wisata kuliner (SWK) Convention Hall, Kamis (15/4). Petugas Disdag pun terlihat menyediakan gula, telor, minyak, ayam yang saat ini harganya merangkak naik.


Kepala Bidang Distribusi Dinas Perdagangan Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, tujuan menjaga stabilitas harga di pasaran. Komoditi yang biasa dijual berbeda-beda setiap titik, disesuaikan dengan data Disdag tentang kebutuhan warga di lokasi operasi pasar. Namun begitu, biasanya yang dijual pada saat operasi pasar itu adalah beras, minyak, gula, telur, bawang putih, bawang merah, ayam, cabai rawit, dan sayuran.


"Harganya sama atau bahkan lebih murah dari pasaran. Kami menjual gula Rp 11.800 dan beras setiap kilogramnya hanya Rp 9.200, komoditi yang lain juga di bawah harga pasar,” katanya.


Pihaknya juga menyediakan daging ayam broiler beku. Harga yang dipasaran pun bervariatif. Trio menyebut, misalnya di pasar Tambakrejo Rp 36 ribu, di Pasar Pabean Rp 40 ribu, kemudian di Pasar Balongsari Rp 42 ribu. "Kami ini jualnya Rp 35 ribu sesuai dengan acuan harga konsumen (HAPK)," jelasnya.


Dalam setiap operasi pasar, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sebab, operasi pasar yang dilakukan ini sifatnya mendekatkan kebutuhan warga, sehingga warga tidak perlu ke pasar atau ke toko modern untuk membeli sembako-sembako ini.


Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Sukolilo Januari Sugianto mengaku, operasi pasar di SWK ini baru pertama kali dilakukan mengingat saat ini harga kebutuhan yang naik. Sehingga stabilitas harga bagi warga harus tetap dijaga. Pihaknya juga mengajak toko kelontong maupun pedagang SWK untuk berjualan. "


Harganya miring, pasti dijamin harganya selisih. Seperti bawang putih di pasaran Rp 30 ribu per kilogram. Di sini (SWK) Rp 26 ribu. Sedangkan telur ayam di luar Rp 24 ribu, namun di sini  Rp 22 ribu," jelasnya. (rmt/nur)


Editor : Administrator
#bahan pokok #pemkot surabaya