Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Seni Kriya Keramik, Kombinasi Estetika, Pembuatan dan Fungsi

Administrator • Kamis, 26 Desember 2019 | 22:51 WIB
Seni Kriya Keramik, Kombinasi Estetika, Pembuatan dan Fungsi
Seni Kriya Keramik, Kombinasi Estetika, Pembuatan dan Fungsi


SURABAYA - Seni kriya menjadi seni yang berbeda dengan seni murni. Ini  dikarenakan seni kriya mengkombinasikan tiga aspek sekaligus, yaitu estetika, cara pembuatan dan fungsi. Salah satunya adalah Kriya keramik.


Secara umum, seni Kriya Keramik merupakan karya seni dengan bahan dasar tanah liat yang ditakar kemudian dihias. Perajin Seni Kriya Keramik Mei Yuni Astutik menjelaskan bahwa bahan dari keramik pun cukup beragam dan memiliki fungsi yang berbeda-beda.


Misalnya tembikar dan keramik. "Tembikar lebih kasar dan cenderung menitikberatkan pada fungsi. Sedangkan keramik memiliki estetika yang tinggi," terangnya.


Menurut Mei, karya seni keramik banyak dicari sebagai barang koleksi. Salah satu bentuk keramik yang paling umum adalah guci.


Untuk membuat guci ini, Mei biasanya harus membuatnya dari tanah liat yang kemudian dilakukan pembakaran tinggi sebanyak dua kali dengan teknik glasir. "Ini terbuat dari serpihan kaca. Tapi biasanya saya menggunakan bahan stownwere, jadi tanah liat sudah dicampur dengan minyak tanah terlebih dahulu," ujarnya.


Sedangkan untuk pemula, Mei menyarankan untuk mencari referensi sebanyak mungkin. Bisa membuat vas bunga sebagai awalannya. "Tapi kalau masih terlalu susah, bisa membuat lempengan kotak-kotak atau bulatan-bulatan. Yang penting telaten dan harus hati-hati," jelasnya.


Mei juga menyarankan, bagi pemula agar lebih mudah belajar bisa dengan membuat karya keramik kontemporer. "Bisa banyak melihat gambar di media sosial kemudian mulai membuatnya dalam bentuk 3D," pungkasnya.  (cin)

Editor : Administrator