SURABAYA - Bagi anak muda biker dengan jiwa kreatifitas tinggi, tidak ada alasan untuk tidak melakukan modifikasi motor sendiri. Pasalnya, modifikasi motor merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh para pengguna motor.
Sementara, pergerakan gaya modifikasi motor dari tahun ke tahun selalu mengalami perubahan tren. Namun, terlepas dari aksesoris yang digunakan, pada dasarnya tren akan menyesuakan dengan fungsi dan kebutuhan.
Tren modifikasi motor tahun ini bisa dipastikan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini masih akan dihiasi dengan aliran klasik. Aliran klasik dinilai sebagai salah satu aliran modifikasi yang tidak akan pernah padam. Salah satunya adalah cafe racer. Menurut pembuat motor atau biasa disebut bolder Fahmi Fimandani, gaya modifikasi ini menjadi salah satu aliran yang digemari. "Tampilannya keren, gagah, macho dan sporty," terangnya di Surabaya, Sabtu (28/9).
Fahmi menjelaskan, untuk membuat sepeda motor menjadi cafe racer biasanya memakai basis dari sepeda motor sport. Atau sepeda motor yang menggunakan tangki di bagian depan. "Tapi, beberapa orang pernah membuat motor bebek dan matik menjadi gaya cafe racer," ujarnya.
Desain cafe racer sendiri berasal dari sepeda motor balap di tahun 1960-an. Pembalap ini kerap nongkrong di kafe untuk memamerkan kendaraannya. Cafe racer biasanya memakai setang jepit yang diposisikan rendah. Selain untuk posisi duduk di kecepatan tinggi, setang rendah ini juga menandakan sebagai motor balap.
Sedangkan bagian belakang menjadi ciri khas dari cafe racer. Cafe racer memiliki ekor yang dibentuk seperti ekor tawon atau lebah. "Desain ini memang sengaja dibuat demikian karena motor ini memang dibuat untuk satu orang saja," katanya.
Selain itu, biasanya, dalam pemilihan warna didominasi warna merah. Namun kali ini, Fahmi memilih warna monokrom untuk motor modifikasinya. Dengan mesin Honda Supra Fit, rangkanya Honda S90. "Dari motor bebek ke motor sport. Butuh waktu selama tiga bulan untuk pengerjaannya," jelasnya. Biaya yang dikeluarkan pun senilai dengan membeli motor baru, yakni mencapai Rp 25 juta. (cin/nur)
Editor : Administrator