Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Masuk Stadion GBT , Mobil, Motor dan Orang Punya Jalur Sendiri-Sendiri

Administrator • Sabtu, 2 Maret 2019 | 16:00 WIB
Masuk Stadion GBT , Mobil, Motor dan Orang Punya Jalur Sendiri-Sendiri
Masuk Stadion GBT , Mobil, Motor dan Orang Punya Jalur Sendiri-Sendiri

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melakukan pengurukan tanah di akses jalan menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Tanah seluas 100-400 meter yang menjadi akses masuk tersebut akan dijadikan tiga jalur oleh Pemkot Surabaya. Yaitu jalan khusus kendaraan roda empat, roda dua, dan akses jalan untuk pejalan kaki.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, dibangunnya akses jalan tersebut bertujuan untuk memudahkan pengunjung GBT. "Jadi nanti kita bedakan, akses kendaraan dengan orang berjalan. Menurut saran dari Pak Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, agar akses jalan tersebut menjadi aman," jelas Eri saat meninjau pembangunan akses jalan GBT, Jumat (1/3).


Proses pembangunan akses jalan ini direncanakan akan selasai dalam waktu empat minggu, sebelum adanya jadwal pertandingan. Mengingat selama ini akses memang menjadi salah satu masalah utama di Stadion GBT. Selain sempit, hanya ada satu jalan untuk masuk ke stadion. 


“Kemarin karena akses pejalan kaki dan pengendara motor dan mobil bercampur, sehingga menjadi tidak nyaman. Ke depan ketika kendaraan masuk tidak bersinggungan dengan pejalan kaki,” ujarnya.


Sebelumnya, akses menuju pintu gerbang stadion ini memang kerap menjadi sorotan. Karena setiap pertandingan melibatkan 30 hingga 50 ribu suporter pun mengakibatkan terjadinya penumpukan. Dengan pelebaran jalan akses masuk ke Stadion GBT ini diharapkan dapat lebih efektif dalam hal kenyamanan suporter, serta agar tidak terjadi keributan akibat sulitnya masuk ke dalam stadion.


Di samping itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya butuh anggaran Rp 10 M untuk pembenahan Stadion Gelora Bung Tomo. Rencananya, Stadion yang berada di Benowo ini bakal dirombak seperti Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.


Hal ini dilakukan agar setiap klub yang bertanding di stadion tersebut mendapat fasilitas terbaik. Terutama saat tim kebanggaan arek Suroboyo, Persebaya bertanding di GBT.


Kabid Sarana dan Prasarana Dispora Surabaya Edi Santoso mengatakan, proyek renovasi GBT sendiri bakal membutuhkan biaya Rp 10 Miliar.


“Kami mengadopsi perbaikan ini dari GBK, mulai dari pagar, toilet, papan skor, hingga lampu dan jalan masuk ke stadion,” kata Edy.


Sayangnya, kata Edy, proses renovasi GBT saat ini masih mendapat kendala. Yakni proses lelang yang belum rampung membuat pengerjaan sedikit terhambat. “Kan kami berencana melebarkan jalan masuk, dan akan membuat jalan khusus mirip seperti di GBK, cuma proses lelang yang belum selesai,” ujar dia.


Sementara itu, untuk target sendiri, Edy memprediksi sebelum kompetisi Liga 1 dimulai pada akhir April nanti, proses renovasi Stadion GBT sudah rampung. “Target semua lelang cepat selesai, agar kompetisi berjalan semua sudah rampung,” tandasnya. (gin/nur)

Editor : Administrator