Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Berkebaya dan Sepatu Boot, Risma Bersihkan Lumpur di Banyu Urip

Administrator • Kamis, 13 Desember 2018 | 06:41 WIB
Berkebaya dan Sepatu Boot, Risma Bersihkan Lumpur di Banyu Urip
Berkebaya dan Sepatu Boot, Risma Bersihkan Lumpur di Banyu Urip

SURABAYA - Usai  pulang menerima penghargaan dari Guangzhou, Tiongkok, membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini semakin intensif untuk berkeliling meninjau beberapa lokasi di Surabaya.


Berbagai penghargaan tingkat internasional yang telah diraih, tidak membuat Risma berhenti untuk menata kota. Bahkan, penghargaan yang telah diraih itu, menjadi penyemangat untuk semakin intensif menata Kota Surabaya.


Seperti yang dilakukan Risma sejak pukul 06.00 WIB, ia bersama jajarannya turun langsung memimpin jalannya pengerukan saluran air di kawasan Jalan Banyu Urip Surabaya.


Sambil membawa peralatan, saluran-saluran di kawasan tersebut dikeruk secara keseluruhan. Karena di musim hujan seperti saat ini, saluran air kerap jadi penyebab banjir.


“Tolong itu lumpurnya dikeruk semua pak, sampah-sampahnya juga. Itu yang membuat saluran air menjadi mampet,” kata Risma saat memimpin jalannya pengerukan saluran air di Jalan Banyu Urip, Rabu, (12/12).


Dengan menggunakan kebaya merah muda dan bersepatu boat, Risma pun langsung menginstruksikan alat berat melakukan pengerukan, agar dapat lebih cepat.


Sampah dan hasil pengerukan lumpur yang terkumpul, kemudian diangkut menggunakan truk.


Ia juga terlihat tidak canggung ikut terjun langsung bersama jajarannya membersihkan sampah yang menumpuk di saluran.


“Itu lumpur dan sampah langsung masukkan ke karung, mobil truknya dekatkan sini pak, biar cepat ngangkut karungnya,” ujarnya.


Di kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya Ery Cahyadi menyampaikan bahwa setelah mendapat informasi adanya genangan air di kawasan Banyu Urip Kidul, Wali Kota Risma pun langsung menginstruksikan untuk melakukan pengecekan ke lokasi.


Setelah dicek, ternyata ada beberapa penyebab yang membuat aliran air tidak bisa mengalir dengan lancar.


“Setelah kita cek, ternyata memang di saluran itu tertutup dengan sampahnya dari pasar. Yang kedua, saluran tersebut tertutup dengan tiang listrik, sehingga sampah itu berhenti di sana,” kata dia.


Saat ini, lanjut dia, untuk pengerjaan awal pengerukan saluran air dimulai dari Jalan Banyu Urip. Sebelum nantinya pengerjaan saluran dilanjutkan di Jalan Banyu Urip Kidul, yang menuju ke Kantor Kelurahan Banyu Urip.


“Jadi proses pengerjaannya adalah sekarang kita prosesnya membesarkan saluran yang di atas sebelum membersihkan yang di bawah,” terangnya. (gin/jay)

Editor : Administrator
#musim hujan #bersih saluran #tri rismaharini