SURABAYA-Beberapa tahun lalu sempat booming berbagai olahan mie warna-warni dari bahan sayur dan buah. Mie berwarna merah biasanya didapat dari buah bit, mie unggu dari ubi, atau mie hijau dari sayur bayam. Namun, pernahkah kalian mendengar mie hijau dengan pewarna matcha (teh hijau Jepang, Red)?
Tidak hanya untuk minuman dan kue, matcha yang belakangan digilai anak-anak kekinian bisa dimanfaatkan untuk bahan makanan lain. Salah satunya mie. Inovator dari mie matcha adalah Chef Lanny Soechan yang mendemokan pembuatan mie matcha .
“Orang saat ini kan tertarik pada hal-hal yang mengikuti trend, dan matcha ini juga sedang digemari saat ini. makanya saya buat mie matcha,” jelas chef Lanny dalam demo masak Lunar Mie Festival di Grand City Mall, Jumat (9/2).
Proses pembuatan mie matcha sebenarnya sama saja dengan proses pembuatan mie biasa. Hanya saja, saat pencampuran bahan ditambahkan matcha takaran tertentu untuk memberikan warna dan rasa dalam mie.
“Untuk satu kilogram tepung ditambahkan satu sendok makan bubuk matcha,” jelasnya.
Lanny menambahkan, untuk sementara ini, matcha yang ia dapatkan masih diimpor dari Jepang. Ini karena selain dari segi kualitas, di Indonesia sendiri matcha masih jarang diproduksi. Menurut Lanny, penggunaan matcha sebagai pewarna alami untuk mie memiliki banyak kelebihan. Selain dari segi nutrisi yang terkandung di dalamnya, pewarna alami lebih tahan dibandingkan dengan pewarna buatan yang mudah memudar saat di rebus. Ini karena kandungan pigmen tinggi yang terkandung dalam matcha tersebut.
Matcha sendiri memiliki banyak kandungan bermanfaat, seperti asam amino L-Theranine yang mampu menekan stres, juga anti oksidan untuk mencegah pertumbuhan kangker. Sehingga mengkonsumsi matcha dalam takaran yang pas akan memberikan maanfaat pada kesehatan. (is/nur)
Editor : Administrator