SURABAYA - Layaknya laki-laki pada umumnya, Donwori, 35, juga punya rasa penasaran. Penasaran untuk ‘menjajal’ perempuan lain meskipun sudah punya pasangan.
Akhirnya, suatu saat, kencanlah dia dengan seorang janda beranak satu. Selingkuhnya jangan ditanya seperti apa. Janda ketemu lelaki bersuami, sudah bisa ditebak lah apa saja yang mereka lakukan.
Saking pintarnya Donwori, perselingkuhan ini aman tanpa terendus radar Karin, 34. Bahkan, bertahan hingga hampir setengah tahun. Hingga suatu saat Donwori yang merasa tak enak sendiri. Dan memutuskan untuk memberi tahu yang sebenarnya. "Ya gak enak, Mbak, rasane nek ati. Kayak ngapusi dia terus-terusan," terang Donwori di Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya beberapa waktu lalu.
Perasaan bersalah itu jugalah yang mendorong Donwori menceritakan semuanya. Tentang siapa selingkuhannya hingga apa saja yang telah mereka lakukan. Selain agar membuat perasaannya lega, Donwori kala itu juga menyimpan harap agar Karin mau memaklumi tindakannya. Karena sebenarnya, Donwori masih cinta dengan Karin. Hanya saja sempat goyah dengan godaan.
Namun kejujuran memang terasa pahit. Niat baiknya itu ditanggapi berbeda oleh Karin. Setelah Donwori mengakui semuanya, sikap Karin yang awalnya baik-baik saja, karena memang tak tahu, berubah dingin. Awalnya tentu saja Karin terkejut dengan pengakuan tiba-tiba itu. Yang Karin wujudkan dengan tangisan tersedu-sedu. "Tak pikir ya mek nangis tok, kecewa. Eh tibake ngamuke awet," lanjut Donwori.
Ya, tak cukup menangis saja. Setelah pengakuan itu sikap Karin juga berubah dingin dan kaku. Kalau kata Donwori, keadaan di rumahnya jadi lewung. Penghuninya pada lomba tahan-tahanan. Siapa yang paling lama tidak bersuara. Karena Karin enggan berbicara dengan Donwori. Donwori pun begitu; bingung mau memulai pembicaraan.
Perang dingin ini pun berujung pada masalah ranjang. Sejak saat itu, Karin juga tak pernah mau melayani keinginan Donwori di kasur. Membuatnya menjadi tikus yang mati di lumbung padi. Merana padahal punya istri.
Tak cukup itu saja, bahkan kemudian Karin memutuskan untuk mengajak Donwori pisah baik-baik saja. Bahkan Karin mengawali keinginannya ini dengan mudik selamanya ke rumah orang tuanya kembali.
Atas keputusan Karin ini, Donwori gantian shock. Ia tak menyangka perselingkuhannya berdampak sebesar ini pada rumah tangganya. Padahal pikirnya saat itu, ia hanya main-main saja. Cintanya ya cuma sama Karin. Tapi ya bagaimana lagi, penyesalan memang selalu datang belakangan.
Namun kisah cinta Donwori tak berhenti di sini saja. Setelah ditinggal Karin, akhirnya Donwori balikan lagi dengan selingkuhannya. Bahkan setelah resmi berpisah, Donwori akan segera mempersunting Sephianya. Kali ini, giliran Radar Surabaya yang dibikin shock. Bisa-bisanya gitu. "Timbangane podo kesepiane lah. Sama Sephia malah wes ngerti njobo njero," jujur Donwori. (*/opi)
Editor : Jay Wijayanto