Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sudah 25 Tahun Menikah, Perhatian Suami Direbut Ayam Bangkok

Administrator • Senin, 15 Mei 2023 | 14:28 WIB
Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO)
Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO)
Ayam ternyata juga bisa membuat rumah tangga yang sudah puluhan tahun, bubar jalan. Lha! Kok bisa?

TIM Wartawan Radar Surabaya

Jangan meremehkan hobi laki-laki. Kalau sudah kalap, laki-laki bisa memilih hobinya dibandingkan istrinya.

Karin menikah dengan Donwori sudah sangat lama. Sudah dua dekade lebih. Tahun ini masuk usia pernikahan 25 tahun. Keduanya sudah mempunyai tiga buntut. Yang sulung, cewek. Tahun ini lulus kuliah (kalau skripsinya tidak molor). Yang tengah sudah lulus SMA. Si bungsu kelas VII.

Awalnya, keluarga ini profil happy family. Keluarga panutan juga. Donwori adalah seorang guru dengan status ASN (Aparatur Sipil Negara). Karin adalah ibu rumah tangga yang punya kemampuan menjahit.

Karin buka taylor kecil-kecilan di rumah. Tapi, meski kecil tapi pelanggannya lumayan banyak. Tak hanya dari Surabaya, tapi beberapa orang Sidoarjo dan Gresik, juga menjahitkan bajunya ke tempat Karin.

Dari penghasilannya menjahit, Karin sudah bisa dikatakan menjadi istri mandiri. Mandiri secara finansial. Apalagi jika musim tahun ajaran baru atau menjelang Lebaran, Karin panen jahitan. Omzetnya bisa empat-lima kalilipat dari biasanya.

Sementara Donwori, selain dapat gaji tetap, juga ada pemasukan lain-lain. Misalnya tunjangan sertifikasi, uang perjalanan dinas hingga uang hasil ngelesi berenang. Donwori adalah guru olahraga yang punya keahlian berenang. “Sing nggarai ngenes, duwite bapake arek-arek kuwi entek gawe adu jago. Padahal sewulan gajine iso lima juta lebih,” curhat Karin.

Ya, Donwori memang punya hobi sabung ayam. Sayangnya, hobi itu sudah mendarah daging. Saking mendarahdagingnya, hingga menggerogoti keuangan keluarga. Penghasilan Donwori banyak yang disalurkan untuk ngurusi ayam jago. Beli pakan, vitamin, hingga buwuh kalau ada aduan.

“Semua pengeluaran bulanan, aku sing ngatasi. Tiap tak jaluki jatah, ngomonge gak duwe duwit terus,” lanjut Karin dengan wajah mulai memerah.

Di rumah pasangan ini, ada sekitar 15 ekor ayam jago bangkok. “Jare wong-wong, regone larang-larang. Ono sing sak juta lebih. Jenise ayam bangkok,” sambungnya.

Karin sendiri tidak paham soal ayam-ayam aduan itu. Karin hanya paham jika ayam-ayam itu sudah membuatnya emosi. Selain sudah menggerogoti keuangan keluarga, berisik dan bau, juga telah mengalihkan perhatian Donwori.

“Bojo ambek anak wis gak direken blas. Yo pitik-pitik kuwi sing diurusi. Nek pitike loro, melu muntab. Aku sing diamuk. Aku lho gak ngurus blas ambek pitik-pitik kuwi,” Karin makin emosi bercerita.

Donwori juga mulai jarang mau diajak datang ke acara-acara keluarga. Tiap diajak, pamitnya ada bisnis ayam. “Tibake yo adu pitik,” tegas Karin.

Sikap Donwori ini membuat Karin curiga. Karin pun melancarkan aksinya. Ia Tanya sana-sini layaknya intel. “Kesimpulane, adu pitike ternyata ono sing ngancani. Sopo maneh nek gak wedokan. Makane betah sampek duwite entek,” ungkap Karin.

Begitu tahu soal itu, Karin ngamuk. Ayam jago yang nilainya jutaan, ia lepas semua dari kandangnya. “Mbuh do nok endi mlayune. Buyar kabeh pokoke,” akunya dengan senyuman nyinyir.

Tahu koleksinya hilang, Donwori muntab. Ganti ngamuki Karin sampai tega mengeluarkan kata-kata talak. “Nek ancen milih pitike ambek wedokane, yo wis tak iyani. Dikiro aku bakal ngeboti. Blas gak. Wong arek-arek yow is do gede. Wis iso mikir,” pungkas Karin. (*/opi) Editor : Administrator
#iso ae #Karin Sephia #Balada Rumah Tangga #Donwori Donjuan