Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ingin Cerai Pikir-Pikir karena Eman Istri Cantik dan Seksi

Administrator • Jumat, 5 Mei 2023 | 17:03 WIB
ILUSTRASI: Jujuk Suwandono
ILUSTRASI: Jujuk Suwandono
Tak ada yang melarang menikahi anak perempuan hasil perzinahan. Tapi, bagi Donwori tidak demikian. Anak haram tetap saja haram untuk dinikahi.

TIM Wartawan Radar Surabaya

Keputusan DOnwori, 29, untuk meninggalkan Karin, 27, sudah bulat. Tak bisa ditarik lagi. Semua karena perkara prinsip. "Gimana mau bawa istri ke surga kalau Karin ternyata anak haram," katanya ketus, siang kemarin, Rabu (3/5) di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya.

Donwori baru tahu kalau Karin adalah ‘anak haram’ kira-kira satu bulan lalu. Donwori mengetahui fakta tersebut berkat budaya cangkruk lan ngopi orang Indonesia. Dari berbagai obrolan atau cangkrukan sana-sini, Donwori mendapat kabar itu. "Ono sing crito, intine, bapak ibuk mertuaku hamil sebelum menikah. Ya dadine Karin iki," ungkap Donwori.

Agaknya Donwori tipikal laki-laki jeli. Setelah omongan-omongan tetangga itu, Donwori mencocokkan akte kelahiran Karin dan mertuanya. Dan terbuktilah omongan itu. Karin lahir empat bulan lebih awal. Tak terima, Donwori pun langsung mengajukan cerai.

Donwori mengaku sempat galau juga. Di lubuk hati terdalamnya, ada dorongan untuk segera menceraikan Karin. Namun ia masih ragu. Selain karena usia pernikahannya masih sangat muda, istrinya juga terlalu cantik untuk ditinggalkan begitu saja.

Oh ya Karin adalah SPG kosmetik. Wajahnya cantik, bodinya juga aduhai. Penghasilannya juga lumayan. Karin juga bukan perempuan neko-neko. Yang tak dijatah pun bisa hidup bahagia. “Aku dulu ndapetin dia (Karin, Red), susah banget. Saingane dokter ambek polisi,” curhat Donwori.

Setelah galau hampir tiga minggu, Donwori minta saran kepada orang tua. Klop, ternyata orang tuanya juga menyarankan Donwori berpisah saja. Semakin cepat semakin baik. Mumpung belum setahun nikah. Juga, mumpung Karin belum hamil.

Meski alasan Donwori menceraikan Karin karena masalah status anak haram, bukan hal itu yang ia permasalahkan di depan hakim. Tapi masalah campur tangan orang tua. "Aku diwarah pengacara, ojok gawe alasan iku (Karin anak haram, Red). Nglarani ati. Akhire golek-golek perkoro iku mau," katanya.

Pria berjenggot tebal ini memutuskan menggunakan alasan mertua karena menurutnya, selama ini orang tua Karin memang sedikit mengganggu. Urusan rumah tangga yang harusnya ia selesaikan sendiri, selalu dicampuri.

Yang terakhir karena urusan beli rumah. Orang tua Karin tidak mengizinkan anaknya keluar dari rumahnya kecuali Donwori mencarikan Karin rumah yang mewah. Padahal Donwori juga masing nyicil sana-sini. "Kata pengacaraku cukup lah ini jadi alasan cerai, ya weslah," tutup Donwori. (*/opi) Editor : Administrator
#iso ae #Karin Sephia #Balada Rumah Tangga #Donwori Donjuan