Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gak Kuat dengan Berondong, Anak Kos Diembat Juga

Administrator • Selasa, 29 November 2022 | 21:01 WIB
BERBAGI DONASI:  Direktur Konsumer Ritel dan Usaha Syariah, R Arief Wicaksono (tengah) didampingi Ketua Pengurus Cabang Kegiatan Bersepeda Bank Jatim Club, Bondan Seno Aji (kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan kepada UPTD Liponsos Kalijudan yang dite
BERBAGI DONASI: Direktur Konsumer Ritel dan Usaha Syariah, R Arief Wicaksono (tengah) didampingi Ketua Pengurus Cabang Kegiatan Bersepeda Bank Jatim Club, Bondan Seno Aji (kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan kepada UPTD Liponsos Kalijudan yang dite
Meskipun sudah terikat dalam pernikahan, godaan LDR (long distance relationship) tetap menakutkan. Apalagi jika sehari-hari gumbulnya sama brondong.

TIM Wartawan Radar Surabaya

Karin harus menjadi janda di usia pernikahan yang tak lagi muda. Penyebabnya sangat mainstream, selingkuh. Semuanya bermula dengan godaan anak kos laki-lakinya yang tidak bisa ia tolak. “ Aku sih yang nggoda, bukan dia. Soalnya tubuhnya sangat hot lho,” jujur Karin saat berada di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas 1 A Surabaya beberapa waktu lalu.

Oh ya Karin ini adalah ibu kos. Di rumahnya, ada empat orang yang ngekos. Istimewanya, empat-empatnya masih muda. Anak kuliahan semua. Nah, sehari-hari Karin lebih sering berinteraksi dengan anak-anak kosnya itu. Sebab, suaminya, Donwori, 46, seorang supir yang lebih banyak di luar kota daripada di Surabaya. Donwori pulangnya belum tentu sebulan dua kali. Satu kali pulang saja, Karin sudah untung.

Rupanya godaan perempuan 41 tahun ini disambut hangat oleh salah satu anak kosnya. Sebut saja namanya Donjuan. Usianya masih 20-an tahun, separuh usia Karin.

Hingga resmilah keduanya berselingkuh. Apalagi, suami Karin yang berprofesi sebagai supir antar kota membuatnya jarang berada di rumah. Ditambah, kedua anaknya yang ia sekolahkan di asrama membuat jalan perselingkuhannya lancar jaya.

Perempuan yang tinggal di kawasan Tambaksari Surabaya ini mengaku, perselingkuhan dengan anak kosnya ini sudah berjalan selama enam bulanan. Jangan ditanya apa saja yang sudah dilakukan keduanya. Terlalu mengerikan untuk dibayangkan. Tentu saja kehadiran brondong ini membuat Karin bahagia. Kealpaan suaminya bisa digantikan oleh anak kosnya yang selalu siap siaga.

Tapi sepandai pandainya menyembunyikan bangkai, pasti akan tercium juga. Sepandai-pandainya Karin menyembunyikan rahasia dari Donwori, akhirnya ketahuan juga,  meski lewat orang lain. Rupanya, adik kandung Donwori yang tinggal tak jauh dari rumahnya melihat gelagat mencurigakan Karin. Entah bagaimana ia tahu, akhirnya perselingkuhan itu ia laporkan kepada Donwori.  “ Ya akhire ini Mbak, dia (Donwori, Red) marah. Aku dipegat,” kata Karin santai.

Karena tak bisa membela diri, Karin pun pasrah dicerai suaminya. Awalnya ia bercerai tanpa syarat, namun gara-gara bisikan saudara kandungnnya, Karin akhirnya balik menuntut suaminya.  Dengan tuntutan uang sebesar Rp 100 juta. Tuntutan itu dilayangkan  dengan tuduhan Donwori tidak memberikan nafkah yang layak padanya.

Namun dihadapan hakim, rupanya tuduhan itu dibantah oleh Donwori. Alih-alih membayar biaya denda atas tuntutannya, Donwori malah ngamuk-ngamuk. Katanya, Karin sudah ketahuan selingkuh, kok ya cari alasan untuk cari untung. Nampaknya juga, apes tak bisa terhindarkan. Sang hakim juga menolak tuntutan Karin. “Di depan hakim dia bilang, yo panganen iki kertase, terus lagsung pergi gitu ae, proses cerai gak jalan lagi,” imbuh Karin.

Karena suaminya yang main pergi ini, akhirnya Karin sendiri yang ngurus perceraiannya sendiri. Sebenarnya, Karin juga agak malu. Ngapain juga nuruti omongan saudara untuk nuntut-nuntut segala, wong awalnya ya dia sendiri yang salah. “Ngene iki kan akhire aku tambah rugi, gak oleh duit malah tombok gawe ngurus biaya cerai. Boro-boro njaluk Donwori, dekne nyandi aku gak ngerti,” pungkasnya. (*/opi) Editor : Administrator
#iso ae #Sephia Karin #PA Surabaya #Donwori Donjuan