Idealnya menikah dengan orang yang kita cintai. Lebih afdol lagi jika pilihan sendiri. Tapi, karena kasus-kasus tertentu, yang ideal itu tidak bisa dipenuhi. Seperti yang dialami Donwori.
Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya
Donwori usianya 40 tahun. Ia laki-laki yang nyaris sempurna, impian banyak perempuan. Di usia yang sudah sangat matang itu, Donwori sudah memiliki segalanya. Pendidikan, harta (materi) maupun karir. Hanya satu yang kurang, istri. Perempuan yang bisa mengurusi selama 24 jam penuh.
Tapi, Donwori benar-banar cuek bebek pada yang namanya pendamping hidup. Ia tidak memikirkannya sama sekali. Fokus hidupnya di karir. Membangun usaha yang memang sedang tumbuh baik.
Hal itulah yang membuat orang tuanya prihatin. Akhirnya, mereka pun mencarikan pasangan hidup untuk Donwori. Singkatnya, Donwori dijodohkan. Anehnya, ia mau-mau saja.
Nama perempuan yang disodorkan orang tuanya adalah Karin. Usianya sekitar 29 tahun. Secara bodi, Karin dianggap bisa mengimbangi Donwori.
Pada akhirnya mereka pun menikah dan memiliki seorang anak, dua tahun lalu. Orang tua Donwori sengaja menjodohkannya karena ingin segera memiliki cucu. Setelah berjalan dua tahun, Donwori tak pernah memperhatikan Karin sebagai istri. Donwori tetap saja fokus dengan usaha miliknya.
Hingga akhirnya terjadi konflik di antara pasangan suami istri ini. Jarang diperhatikan, Karin pun memutuskan untuk bercerai dari Donwori. “Saya sudah berusaha sabar selama dua tahun ini, tapi dia tidak pernah perhatian sama saya,” kata Karin.
Bahkan akhir-akhir ini, Karin jarang sekali diajak ngobrol. Anaknya yang masih berumur setahun, juga jarang diperhatikan oleh bapaknya. Donwori hanya fokus pada usaha yang digelutinya. “Masa berangkat pagi pulang malam, gitu terus setiap harinya,” ujar Karin.
Setiap kali diingatkan agar menjaga komunikasi, Donwori malah marah dan beralasan capek seharian kerja. Karena hal tersebut, Karin semakin nggak betah dan ingin mengakhiri hubungan tersebut.
“Mending saya cerai saja dari pada punya suami, tapi nggak pernah diperhatikan. Kalau tujuannya fokus dengan kerja, kenapa harus menikahi saya,” ucapnya.
Akan tetapi kedua orang tua Karin dan Donwori tidak ingin mereka bercerai. Namun mama muda ini tetap ingin menggugat cerai, hingga akhirnya Donwori diceraikan. “Kalau cuma diberi nafkah saja, saya bisa cari sendiri. Jadi lebih baik saya sendiri yang urus anak saya sambil kerja,” tandasnya. (*/opi)
Editor : Administrator