Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tekanan Memuncak! Igor Tudor Tetap Pimpin Tottenham Hadapi Liverpool Meski Rentetan Kekalahan Menghantui

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 12 Maret 2026 | 04:09 WIB

Igor Tudor belum mampu mengangkat Tottenham Hotspur.
Igor Tudor belum mampu mengangkat Tottenham Hotspur.

RADAR SURABAYA - Pelatih asal Kroasia, Igor Tudor, dipastikan masih akan memimpin Tottenham Hotspur dalam laga penting Premier League melawan Liverpool FC pada Minggu (15/3) mendatang.

Keputusan ini diambil meskipun tekanan terhadap posisi Tudor sebagai pelatih semakin meningkat setelah serangkaian hasil buruk yang dialami Spurs dalam beberapa pekan terakhir.

Tudor, yang ditunjuk sebagai pelatih interim menggantikan Thomas Frank bulan lalu, telah menelan empat kekalahan beruntun sejak mengambil alih kursi kepelatihan. Kondisi tersebut membuat situasi Tottenham semakin sulit di papan klasemen.

Spurs Terancam Zona Degradasi

Situasi Tottenham kini cukup mengkhawatirkan. Klub London Utara itu hanya unggul satu poin dari zona degradasi dan belum meraih kemenangan di Premier League sejak 28 Desember.

Dalam empat pertandingan terakhir, performa Spurs juga terbilang buruk dengan kebobolan hingga 14 gol. Catatan tersebut semakin menambah tekanan terhadap Tudor menjelang laga tandang ke Stadion Anfield.

Sejumlah petinggi klub dilaporkan mulai mengkhawatirkan arah tim jika tren negatif ini terus berlanjut.

Kontroversi Pergantian Kiper di Liga Champions

Kritik terhadap Tudor semakin menguat setelah keputusannya menarik keluar kiper Antonín Kinský hanya 17 menit setelah pertandingan dimulai pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League melawan Atlético Madrid.

Pada saat pergantian itu dilakukan, Tottenham sudah tertinggal 0-3. Kinský dinilai melakukan dua kesalahan fatal, yakni terpeleset saat proses gol pertama serta memberi peluang mudah kepada Julián Álvarez setelah tendangannya mengenai kaki sendiri.

Meski demikian, sejumlah pemain Spurs seperti Dominic Solanke, Conor Gallagher, dan João Palhinha terlihat langsung menghampiri Kinský untuk memberikan dukungan saat ia meninggalkan lapangan.

Tudor Bela Keputusannya

Menanggapi kritik yang muncul, Tudor menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi melindungi pemain dan kepentingan tim.

“Keputusan itu sebelum pertandingan menurut saya adalah pilihan yang tepat, mengingat tekanan yang dialami Guglielmo Vicario dan adanya kompetisi lain,” ujar Tudor.

“Toni adalah penjaga gawang yang sangat baik. Pada saat itu saya merasa keputusan tersebut benar. Setelah kejadian ini, tentu mudah bagi orang untuk mengatakan bahwa keputusan itu salah,” lanjutnya.

Pelatih berusia 47 tahun itu juga menyebut situasi tersebut sangat jarang terjadi dalam perjalanan karier kepelatihannya.

“Selama 15 tahun melatih, saya belum pernah melakukan hal seperti ini. Keputusan itu diambil untuk melindungi pemain dan juga tim. Situasinya luar biasa, tidak banyak yang bisa saya komentari,” kata Tudor.

Tetap Hadiri Konferensi Pers

Meski tekanan terhadap posisinya meningkat, Tudor dijadwalkan tetap menghadiri konferensi pers prapertandingan pada Jumat.

Ia juga diperkirakan masih akan berada di bangku pelatih saat Tottenham bertandang ke markas Liverpool.

Pertandingan di Anfield diprediksi menjadi momen krusial bagi masa depan Tudor di Tottenham, terutama jika Spurs kembali gagal meraih hasil positif.

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#liga inggris #premier league #igor tudor #liverpool #Tottenham Hotspur