RADAR SURABAYA — Masa depan Vitinha menjadi sorotan utama bursa transfer musim panas 2026.
Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, dikabarkan mengeluarkan ultimatum keras kepada manajemen klub: ia siap mengundurkan diri jika PSG mengizinkan Real Madrid merekrut gelandang bintang asal Portugal tersebut.
Media Spanyol Defensa melaporkan bahwa Vitinha masuk daftar prioritas Real Madrid dalam rencana perombakan skuad untuk musim depan.
Los Blancos ingin menambah satu bek tengah dan satu gelandang demi meningkatkan stabilitas permainan.
Manajemen Madrid menilai mendatangkan pemain bintang dari klub kaya Prancis itu akan memberikan dampak instan terhadap kekuatan lini tengah mereka.
Ultimatum Luis Enrique: Vitinha Tak Tersentuh
Situasi semakin memanas ketika Luis Enrique dikabarkan menyampaikan peringatan langsung kepada direktur olahraga PSG, Luis Campos.
“Jika kalian menjual Vitinha, saya juga akan pergi,” ujar Enrique, sebagaimana dikutip sumber internal klub.
Sikap tegas ini menegaskan betapa pentingnya peran Vitinha dalam proyek jangka panjang PSG.
Kontrak Panjang dan Harga Selangit
Vitinha masih terikat kontrak hingga musim panas 2029 dan tidak memiliki klausul pelepasan. Ia direkrut PSG dari FC Porto pada 2022 dengan nilai transfer lebih dari 40 juta euro.
Meski demikian, laporan menyebutkan Real Madrid siap mengajukan tawaran fantastis senilai 90–100 juta euro jika sang pemain membuka pintu hengkang dari Paris.
Gelandang Terbaik Dunia 2025
Pada usia 25 tahun, Vitinha dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik Eropa. Ia baru saja meraih penghargaan Gelandang Terbaik Dunia 2025 versi Globe Soccer Awards, memperkuat statusnya sebagai target utama klub-klub elite.
Dalam proses negosiasi, Real Madrid bahkan disebut siap menyertakan Vinícius Júnior sebagai bagian dari tawaran untuk membujuk PSG.
Namun, Enrique tetap pada pendiriannya: Vitinha tidak untuk dijual selama kepemilikan klub masih ingin mempertahankan dominasi PSG di Eropa.
Era Keemasan PSG di Bawah Luis Enrique
Luis Enrique bergabung dengan PSG pada 2023 dan menciptakan periode tersukses sepanjang sejarah klub. Pada musim 2025, PSG mencatat prestasi luar biasa dengan memenangkan enam trofi dalam satu tahun kalender:
Liga Champions, Ligue 1, Piala Prancis, Piala Super Prancis, Piala Super UEFA, Piala Interkontinental.
Kesuksesan tersebut membuat posisi Enrique semakin kuat di Paris, dan Vitinha menjadi fondasi utama proyek besar tersebut.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan