RADAR SURABAYA — Manchester United mendapat harapan baru untuk merekrut gelandang Atalanta, Ederson, setelah negosiasi kontrak sang pemain dengan klub Italia itu dikabarkan menemui jalan buntu.
Kondisi ini membuka peluang bagi Setan Merah, meski mereka harus bersaing dengan Barcelona.
Negosiasi Mandek, Masa Depan Ederson Makin Kabur
Ederson telah tampil dalam 152 pertandingan sejak bergabung dengan Atalanta pada 2022. Ia menjadi salah satu pemain kunci di bawah komando pelatih Raffaele Palladino.
Namun, masa depan jangka panjang gelandang Brasil itu kini diragukan karena pembicaraan kontrak barunya tidak menunjukkan perkembangan.
Menurut laporan jurnalis Italia Alfredo Pedulla, agen Ederson, Andre Cury, tidak memiliki niat melanjutkan negosiasi kontrak.
Padahal kontrak sang pemain baru berakhir pada musim panas 2027, sehingga Atalanta harus menentukan langkah krusial: mempertahankan sang bintang atau melepasnya pada bursa transfer Januari.
Harga Ederson Turun, Man Utd Diuntungkan
Ederson sebelumnya dihargai £52,8 juta (Rp1,03 triliun). Namun nilainya kini turun cukup jauh karena situasi kontraknya.
Agen sang pemain menyebut Ederson kemungkinan bisa ditebus dengan harga:
£26 juta (Rp507 miliar) hingga £35 juta (Rp683 miliar).
Atalanta juga menyadari nilai sang pemain bisa kembali turun jika menahannya hingga akhir musim.
Di sisi lain, Palladino tentu enggan kehilangan gelandang utamanya di tengah kompetisi musim 2025–26.
Man Utd dan Barcelona Bersaing Ketat
Manchester United diyakini berada dalam posisi siap memanfaatkan situasi ini, terlebih mereka membutuhkan gelandang dinamis yang bisa meningkatkan kualitas lini tengah.
Namun Barcelona tetap menjadi pesaing serius yang memantau perkembangan kondisi Ederson.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan