RADAR SURABAYA– Sepak bola Turki tengah diguncang skandal besar. Federasi Sepak Bola Turki (TFF) resmi menjatuhkan skors kepada 102 pemain dari berbagai divisi liga akibat
keterlibatan dalam kasus perjudian, termasuk bek Galatasaray dan pemain tim nasional Turki, Eren Elmali.
Menurut laporan ESPN, dari total 102 pemain tersebut, 25 pemain berasal dari kompetisi elite Super Lig, sementara 77 pemain lainnya berasal dari klub di kasta kedua.
Lama hukuman bervariasi mulai dari 45 hari hingga 12 bulan, tergantung tingkat keterlibatan masing-masing.
Eren Elmali dijatuhi skors 45 hari, sedangkan bek tengah Turki U-21, Metehan Baltaci, mendapat hukuman lebih berat yakni sembilan bulan larangan bermain.
Elmali sempat mengaku di Instagram bahwa dirinya pernah bertaruh dalam sebuah pertandingan lima tahun lalu, namun ia
menegaskan bahwa taruhan itu tidak melibatkan timnya sendiri. Pemain berusia 24 tahun itu baru bergabung dengan Galatasaray pada musim ini.
Skandal ini belum berhenti. Lebih dari 1.000 pemain dikabarkan tengah dalam proses investigasi oleh Komite Disiplin Sepak Bola Profesional.
TFF juga memutuskan untuk menghentikan kompetisi kasta ketiga dan keempat selama dua pekan, sementara Super Lig dan divisi kedua tetap berjalan seperti biasa.
Presiden TFF, Ibrahim Haciosmanoglu, menegaskan pihaknya berkomitmen keras memberantas praktik kotor di dunia sepak bola Turki.
“Kami menjabat 16 bulan lalu dengan janji untuk mengangkat sepak bola Turki ke level yang semestinya,” ujar Haciosmanoglu.
“Kami tidak akan berkompromi dalam perjuangan melindungi sepak bola Turki dari skandal, kerusakan, dan korupsi,” tegasnya.
Sebelumnya, pada 31 Oktober lalu, TFF juga menjatuhkan sanksi kepada 149 wasit dan asisten wasit yang diduga terlibat dalam praktik serupa.
Langkah tegas TFF ini menjadi peringatan keras bagi dunia sepak bola Turki agar menjaga integritas dan profesionalisme di tengah ketatnya persaingan liga.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan