RADAR SURABAYA – Final Cincinnati Open 2025 akan menghadirkan duel panas antara dua petenis terbaik dunia, Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz. Pertarungan ini digelar pada Minggu atau Senin
waktu Indonesia, setelah keduanya memastikan tiket final dengan kemenangan meyakinkan di babak semifinal.
Sinner, petenis peringkat satu dunia, sukses merayakan ulang tahunnya yang ke-24 dengan kemenangan atas petenis wild card asal Prancis, Terence Atmane. Sang juara bertahan menang dua set langsung 7-6(4), 6-2.
Atmane, yang sebelumnya berada di luar 100 besar dunia, tampil mengejutkan hingga menembus semifinal.
Meski memberikan perlawanan sengit pada set pertama, ia akhirnya harus mengakui keunggulan pengalaman dan konsistensi Sinner. Dengan hasil ini, Atmane dipastikan melonjak ke peringkat 69 dunia.
Kemenangan atas Atmane juga memperpanjang catatan impresif Sinner, yakni 26 kemenangan beruntun di lapangan keras serta 12 kemenangan beruntun di semua permukaan.
Di sisi lain, Carlos Alcaraz tampil dominan dengan menyingkirkan petenis Jerman, Alexander Zverev. Alcaraz menang meyakinkan 6-4, 6-3 dan memastikan diri kembali bertemu rival utamanya, Sinner.
Laga ini sekaligus menjadi pertandingan ulang final Prancis Open dan Wimbledon yang berlangsung awal musim panas lalu.
Tidak hanya di nomor tunggal, kejutan juga terjadi di nomor ganda. Pasangan asal Inggris, Julian Cash dan Lloyd Glasspool, harus mengakhiri rekor 22 kemenangan beruntun mereka.
Juara Wimbledon itu kalah tipis dari Nikola Mektic dan Rajeev Ram dengan skor 7-6(4), 7-6(2).
Reuni Rivalitas Terbesar di Tenis Modern
Pertemuan Sinner dan Alcaraz di final Cincinnati Open semakin memperkuat rivalitas keduanya yang disebut-sebut sebagai penerus era Novak Djokovic, Roger Federer, dan Rafael Nadal.
Duel ini dipastikan menjadi sorotan utama dunia tenis, mengingat keduanya sama-sama dalam performa puncak.
Siapa yang akan keluar sebagai juara—Sinner dengan rekor gemilangnya atau Alcaraz dengan permainan agresifnya? Jawaban akan segera terungkap di final Cincinnati Open 2025.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan