RADAR SURABAYA – Jose Mourinho tak kuasa menahan tangis saat mengenang Jorge Costa, legenda FC Porto yang meninggal dunia akibat serangan jantung pada Selasa (5/8).
Pelatih asal Portugal itu menyebut kepergian Costa sebagai kehilangan besar dalam hidup dan kariernya.
Jorge Costa wafat saat memantau sesi latihan FC Porto di pusat latihan Olival, Vila Nova de Gaia, Portugal.
Menurut laporan Euro News, pria berusia 53 tahun itu tiba-tiba merasa tidak sehat sekitar pukul 09.00 waktu setempat, kemudian kolaps di lapangan.
Tim medis Porto langsung memberikan pertolongan pertama dengan defibrilator sebelum Costa dilarikan ke Rumah Sakit São João di Porto dalam kondisi kritis.
Sayangnya, nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung, yang diduga berkaitan dengan riwayat gangguan jantung yang pernah dialaminya pada 2022.
Pada tahun tersebut, Costa menjalani prosedur kateterisasi setelah didiagnosis aritmia—kondisi medis ketika irama detak jantung menjadi tidak normal, terlalu cepat, atau terlalu lambat.
Mourinho: “Bagian dari Sejarah Saya Telah Pergi”
Kematian Jorge Costa menyisakan duka mendalam bagi Jose Mourinho. Keduanya pernah bekerja sama di FC Porto awal 2000-an.
Costa saat itu menjabat sebagai kapten tim dan menjadi pemimpin kunci saat Mourinho membawa Porto meraih treble winners pada 2004: Liga Champions, Liga Portugal, dan Piala Portugal.
“Bagian dari sejarah saya telah pergi,” ucap Mourinho sambil menangis dalam konferensi pers Fenerbahce menjelang laga kualifikasi Liga Champions melawan Feyenoord, seperti dikutip dari Daily Mail.
“Jorge adalah salah satu orang yang melakukan segalanya untuk tim dan membiarkan pelatih fokus pada tugasnya. Itulah kesempurnaan bagi seorang pelatih—saat kaptennya mengambil alih tanggung jawab di lapangan. Tentu saja, saya sangat sedih.”
Baca Juga: Jalur Trem Kalimas Timur Surabaya Sudah Ada sejak Tahun 1901
Jorge Costa: Simbol Loyalitas FC Porto
Jorge Costa dikenal sebagai simbol loyalitas FC Porto. Ia menghabiskan hampir seluruh karier profesionalnya di klub yang bermarkas di Estádio do Dragão.
Costa tercatat tampil dalam lebih dari 400 pertandingan bersama Porto dan menjadi tulang punggung tim selama satu dekade lebih.
Di level internasional, ia mengoleksi 50 caps bersama timnas Portugal dan tampil di beberapa turnamen besar seperti Euro 2000 dan Piala Dunia 2002.
Kepergiannya menambah daftar kehilangan besar dalam dunia sepak bola Portugal, sekaligus menjadi momen penuh emosi bagi rekan, pelatih, dan penggemar sepak bola di seluruh dunia.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan