RADAR SURABAYA - Persebaya Surabaya harus menghadapi laga penting kontra Borneo FC tanpa kehadiran sang pelatih kepala, Paul Munster, akibat kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Semen Padang.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, dipastikan absen mendampingi timnya dalam lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 saat bertandang ke markas Borneo FC.
Absennya pelatih asal Irlandia Utara ini merupakan buntut dari kartu merah yang diterimanya pada laga pekan ke-32 kontra Semen Padang di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (11/5).
Insiden bermula ketika salah satu staf pelatih Semen Padang, FX Yanuar, terlihat menghalangi Arief Catur yang hendak melakukan lemparan ke dalam.
Melihat kejadian tersebut, Paul Munster bereaksi dengan menghampiri FX Yanuar di area bench Semen Padang dan menunjuk-nunjuknya.
Wasit asal Yordania, Adham Mohammad Tumah, yang memimpin pertandingan langsung memberikan kartu merah kepada keduanya karena dianggap memicu ketegangan.
Kehilangan Paul Munster tentu menjadi kerugian besar bagi Persebaya, terlebih saat ini tim berjuluk Green Force itu tengah bersaing ketat untuk merebut posisi dua besar klasemen akhir Liga 1 demi tiket ke kompetisi Asia musim depan.
Asisten pelatih Persebaya, Uston Nawawi, membenarkan absennya Munster dalam laga kontra Borneo FC.
"Ya, tentunya sudah tidak bisa mendampingi tim di laga berikutnya," ujar Uston. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi internal sebagai antisipasi.
"Kita akan melakukan koordinasi dengan tim secepatnya," imbuhnya.
Merujuk pada regulasi PT Liga Indonesia Baru (LIB), khususnya Pasal 58 terkait sanksi kartu merah bagi ofisial, dinyatakan bahwa ofisial yang mendapatkan kartu merah—baik langsung maupun tidak langsung—dilarang mendampingi tim dalam satu pertandingan berikutnya.
Persebaya kini dituntut tampil solid saat menghadapi Borneo FC tanpa kehadiran Munster di bench, dalam upaya menjaga asa menembus kompetisi Asia musim depan.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan