RADAR SURABAYA – Chelsea semakin dekat ke final kompetisi Eropa pertamanya sejak menjuarai Liga Champions pada 2021, setelah mencatat kemenangan meyakinkan 4-1 atas Djurgarden dalam leg pertama semifinal Liga Konferensi Eropa, Jumat (2/5) dini hari WIB.
Dengan keunggulan agregat tiga gol, hanya keajaiban atau comeback luar biasa dari klub Swedia itu di leg kedua yang digelar di Stamford Bridge, Kamis mendatang, yang bisa menggagalkan langkah The Blues ke partai final di Wroclaw.
Di Stadion Tele2 Arena, anak asuh Enzo Maresca tampil dominan sejak awal laga. Chelsea membuka keunggulan melalui Jadon Sancho, yang mencetak gol di menit ke-13.
Noni Madueke menambah keunggulan tim tamu menjelang jeda, membuat skor menjadi 2-0 di babak pertama.
Maresca tidak ingin mengambil risiko cedera bagi para pemain kuncinya. Ia melakukan empat pergantian di paruh waktu untuk menjaga kebugaran skuadnya menghadapi jadwal padat di Liga Primer Inggris.
Keputusan itu terbukti tepat. Nicolas Jackson yang masuk di babak kedua sukses mencetak dua gol cepat yang membawa Chelsea unggul 4-0.
Djurgarden sempat memperkecil ketertinggalan lewat aksi Isak Alemayehu Mulugeta pada menit ke-68. Talenta muda itu menyambut umpan silang Tobias Gulliksen dengan tandukan terarah yang mengecoh kiper Chelsea, mengubah skor menjadi 1-4.
Namun, hingga peluit panjang berbunyi, Djurgarden gagal menambah gol. Chelsea pun pulang dengan keunggulan besar sebagai modal penting untuk leg kedua.
Jika mampu mempertahankan keunggulan di Stamford Bridge pekan depan, Chelsea akan tampil di final Eropa pertamanya dalam empat tahun terakhir—dan menjadi finalis Liga Konferensi Eropa musim ini.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan