Striker yang memiliki tinggi 195 cm ini menjadi rebutan Manchester United, Chelsea, dan Arsenal. Namun secara mengejutkan striker timnas Slovenia ini memilih bertahan di RB Leipzig.
Kini sang pemain mengungkapkan alasan di balik keputusannya tetap bertahan dan akhirnya menandatangani kontrak baru di RB Leipzig.
Spekulasi soal masa depan Benjamin Sesko menjadi salah satu hal yang cukup menyita perhatian di musim panas 2024, konsistensi dan ketajamannya di RB Leipzig membuat dia jadi buruan sejumlah klub papan atas Eropa.
Manchester United, Chelsea dan Arsenal menjadi klub yang diklaim paling serius untuk mendatangkannya, terlebih saat itu Sesko memiliki klausul rilis yang tidak terlalu tinggi, 65 juta euro (Rp 1,15 triliun).
Namun secara tak terduga, Sesko malah memilih bertahan di RB Leipzig dan menandatangani kontrak baru hingga tahun 2029.
"Saya memikirkan keputusan ini (bertahan di RB Leipzig) dengan sangat matang," ujar Sesko seperti dilaporkan 90MiN UK.
"Saya pikir, ini adalah keputusan yang tepat. Saya ingin mendapatkan banyak pengalaman, sekaligus masih ingin mempelajari banyak hal. Saya juga tidak ingin buru-buru hengkang. Leipzig adalah klub yang luar biasa. Mereka bisa memberikan semua hal yang saya perlukan agar saya terus berkembang," tambahnya.
"Visi dari klub ini juga sangat jelas. Semuanya diarahkan pada pertumbuhan, kemajuan dan tujuan yang juga jelas. Saya pikir ini (bertahan) adalah keputusan yang tepat," urai pemain berusia 21 tahun itu.
Walau sudah menandatangani kontrak baru, pemain asal Slovenia tersebut sepertinya akan tetap menjadi rebutan sejumlah klub papan atas Eropa di musim panas 2025.
Benjamin Sesko menjalani musim yang luar biasa, bersama RB Leipzig di musim 2023/24 dia sukses tampil dalam 42 pertandingan dengan koleksi 18 gol.
Manchester United sedang mencari penyerang baru ketika Sesko menandatangani perpanjangan kontrak di Leipzig hingga 2029, tetapi kemudian mendatangkan Joshua Zirkzee dari Bologna.
Arsenal telah kehilangan penyerang tengah yang tepat selama beberapa musim, yang bisa dibilang menjadi bagian terakhir dari teka-teki perburuan gelar Liga Primer mereka, tetapi telah memfokuskan upaya baru-baru ini untuk lebih memperkuat pertahanan dengan mendatangkan Riccardo Calafiori.
Sementara itu, Chelsea sangat bergantung pada Cole Palmer – yang biasanya bermain sebagai pemain nomor 10 atau pemain sayap – untuk sebagian besar gol dan kreativitas mereka musim lalu, dengan penampilan Nicolas Jackson yang tidak konsisten.
90min memahami bahwa, meskipun perpanjangan kontrak Sesko bersifat jangka panjang, ia memiliki 'kesepakatan resmi' dengan Leipzig yang akan memfasilitasi transfer pada tahun 2025.
Klub Bundesliga itu menawarkan paket gaji yang menyaingi apa yang bisa diperoleh pemain Slovenia itu di Liga Premier agar ia bisa bertahan lebih lama, tetapi pada akhirnya mereka siap menjadi batu loncatan untuk ambisinya di masa depan.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan