Bursa Transfer: Lima Bintang Atalanta Jadi Incaran Klub Besar Eropa, Siapa Saja Mereka ?
Rahmat Adhy Kurniawan• Sabtu, 25 Mei 2024 | 18:49 WIB
Atalanta juara Liga Europa pemainnya jadi incaran klub besar Eropa. RADAR SURABAYA - Final Liga Europa 2023-24 diharapkan menjadi puncak kejayaan Bayer Leverkusen dalam sejarah klub sepakbola Eropa yang tidak terkalahkan sepanjang musim.
Tapi itu semua dihentikan Atalanta asuhan Gian Piero Gasperini, yang mengalahkan tim Jerman itu 3-0 di Dublin.
Bayer Leverkusen gagalencryak sejarah, sebaliknya hasil ini membuat kisah romansa sepakbola dialami Atalanta yang juga tampil konsisten musim ini dan menutup musim kompetisi 2023/2024 dengan manis, dengan meraih gelar juara Piala Eropa yanhnsudah 61 tahun mereka nantikan.
Kesuksesan Atalanta selama delapan musim terakhir telah dicapai meskipun terjadi pergantian pemain secara teratur, dengan beberapa bintang yang mereka kembangkan dijual dengan keuntungan besar.
Seperti musim panas lalu mereka menjual striker menjanjikan Rasmus Hojlund pindah ke Manchester United dengan kesepakatan 64 juta pounds (Rp 1,3 triliun).
Kemudinnada nama-nama yang yang dijual ke klub lain antara lain Cristian Romero, Franck Kessie dan Alessandro Bastoni.
Meskipun kehilangan pemain bintang namun Atalanta tetap bersinar tahun ini.
Dan setelah kemenangan mereka di Liga Europa, klub-klub besar mungkin akan kembali mengarahkan pandangan ke skuad La Dea untuk mengangkut pemain bintangnya.
Berikut lima pemain Atalanta yang bisa diincar klub Liga Inggris musim panas ini.
1. Teun Koopmeiners Gelandang asa Belanda ini dikabarkan jadi incaran utama pelatih baru Liverpool Arne Slot.
Koopmeiners menikmati musim yang luar biasa bersama Atalanta.
Photo
Pemain Belanda berusia 26 tahun menjadi kreator terciptanya gol pertama Ademola Lookman yang membuat runtuh pertahanan Bayer Leverkusen di Dublin.
Ia telah memberikan tujuh assist di semua kompetisi musim ini, selain mencatatkan 15 gol yang mengesankan.
Mantan gelandang AZ Alkmaar ini didatangkan ke Atalanta dengan transfer 12 juta euro (Rp 208,79 miliar) pada 2021.
Kini harga Koopmeiners diprediksi mencapai 60 juta euro (Rp 1,04 triliun).
Selain Liverpool, Teun Koopmeiners juga diminati The Blues Chelsea.
“Saya sangat bahagia di Atalanta dan sekarang saya hanya ingin berpikir untuk memenangkan trofi ini, kita lihat saja nanti,” kata Koopmeiners setelah kemenangan Atalanta di Liga Europa.
Ketika ditanya lebih langsung tentang apakah ia berniat untuk tetap bersama klub Serie A tersebut musim depan, pemain internasional Belanda dengan 21 caps itu bahkan kurang berkomitmen, “Mari kita lihat, mari kita lihat.” jawabnya.
2.Ederson Gelandang bertahan asal Brazil Ederson tampil luar biasa untuk Atalanta di Dublin, memimpin lini tengah, menghentikan beberapa serangan Leverkusen sejak awal dan membuat pasukan Gasperini maju dengan umpan-umpan tajam.
Pemain berusia 24 tahun itu bergabung dengan Atalanta pada musim panas 2022 setelah enam bulan yang mengesankan di Serie A bersama Salernitana.
Photo
Setelah menetap di Stadio Atleti Azzurri d’Itali musim lalu, ia bersinar untuk La Dea musim ini, bertindak sebagai gelandang bertahandi jantung lini tengah Atalanta sekaligus menyumbangkan enam gol liga, tertinggi dalam kariernya.
Dihubungkan dengan Tottenham dan Newcastle pada bulan Januari, penampilan Ederson di final Liga Europa akan membuat gelandang bernilai 60 juta euro itu menduduki puncak daftar keinginan transfer banyak klub elit musim panas ini.
3. Giorgio Scalvini Lulusan akademi Atalanta yang sangat produktif melahirkan pemain di Italia, Scalvini memenuhi semua kriteria dalam hal persyaratan seorang bek tengah tingkat dalam permainan sepakbola modern.
Photo
Dengan tinggi 6 kaki 4 inci (193 m).dia secara fisik mengesankan dan kuat di udara.
Ia membaca permainan dengan baik, dengan kemampuan antisipatifnya yang menghasilkan rata-rata 1,98 intersepsi per 90 menit di Serie A, yang menempatkannya di posisi 96 di antara bek tengah di lima liga terbesar Eropa.
Dia juga seorang berbakat secara teknis yang menguasai bola, secara teratur meluncurkan serangan dari dalam dan rata-rata melakukan 0,51 take-on yang berhasil per 90 (persentil ke-94), 1,32 aksi menciptakan tembakan (persentil ke-89) dan 1,02 carry progresif (persentil ke-79).
Dan Scalvini sangat berpengalaman untuk ukuran pemain berusia 20 tahun, dengan hampir 100 penampilan senior untuk Atalanta serta delapan caps internasional penuh untuk Gli Azzurri Italia.
Dinilai sekitar 60 juta euro, bek muda ini dikabarkan menjadi incaran Manchester United, Chelsea, dan Real Madrid musim panas ini.
4. Marco Carnesecchi Didatangkan dari Cesena saat masih remaja, kiper Carnesecchi baru saja melakukan debutnya di Atalanta musim ini setelah menghabiskan empat musim terakhir dengan status pinjaman, tiga di antaranya bersama Cremonese.
Photo
Namun pemain berusia 23 tahun dengan tinggi badan 6 kaki 5 inci (195,5 cm) ini terlihat nyaman berada di bawah mistar gawang di Bergamo, dengan delapan clean sheet dalam 25 penampilan Serie A sebagai starter dan tingkat penyelamatan terbaik dalam kariernya sebesar 77,7 persen – yang menempatkannya pada persentil ke-93 di antara penjaga gawang di lima liga top Eropa.
Carnesecchi jadi target musim panas untuk Juventus menurut harian Italia Calciomercato, penampilan mengesankan Carnesecchi akan membawanya menjadi perhatian klub besar mana pun yang membutuhkan peningkatan kualitas penjaga gawang.
5.Ademola Lookman Pahlawan hat-trick dalam kemenangan final Liga Europa Atalanta, Lookman mendapatkan penghargaan langka dengan dianugerahi nilai 10 dari 10 atas penampilannya dari penilai yang terkenal pelit di media Prancis L’Equipe.
Photo
Pemain berusia 26 tahun kelahiran London itu bergabung dengan Atalanta dari RB Leipzig dengan kesepakatan 15 juta euro (Rp 261,2 miliar) dua tahun lalu dan pemain sayap berbakat ini telah menemukan tingkat konsistensi yang sebelumnya tidak ia dapatkan saat bermain bersama Everton, Leicester, dan Fulham di Liga Premier.
Pemain internasional Nigeria itu mencetak 15 gol terbaik dalam karirnya musim lalu, jumlah yang sama dengan yang ia cetak musim ini setelah mencetak tiga gol untuk memberikan kekalahan pertama bagi Bayer Leverkusen asuhan Xabi Alonso musim ini.
“Dalam dua tahun terakhir saya mampu membawa permainan saya ke level baru dan menunjukkannya secara lebih konsisten,” kata Lookman.
“Mungkin bisa saja terjadi lebih awal, tapi sekarang sudah terjadi. Saya senang dengan kemajuan yang saya capai, tetapi ini hanyalah permulaan. Saya berharap lebih banyak malam seperti ini.” kata Lookman dikutip TEAMtalk.(rak)