Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Hasil El Clasico: Real Madrid Kalahkan Barcelona, Jude Bellingham Kembali Tunjukkan Kebintangannya

Rahmat Adhy Kurniawan • Senin, 22 April 2024 | 13:04 WIB

Selebrasi merentangkan kedua tangan Jude Bellingham menjadi ikonik di La Liga Spanyol.
Selebrasi merentangkan kedua tangan Jude Bellingham menjadi ikonik di La Liga Spanyol.
RADAR SURABAYA- Jude Bellingham mencetak gol penentu kemenangan saat Real Madrid mengalahkan Barcelona 3-2 dalam edisi El Clasico yang mendebarkan pada Senin dini hari WIB.

Kemenangan ini membuat Madrid unggul 11 ​​poin atas Barcelona di puncak klasemen dan, dengan enam pertandingan tersisa, El Real mendekati gelar LaLiga.

Selayaknya pertandingan El Clasico, laga berjalan dengan sengit dari menit pertama.

Barcelona sebagai tim tamu unggul lebih dulu di menit keenam lewat gol Andreas Christensen, tapi tak butuh waktu lama bagi El Real untuk menyamakan skor, di menit 18, penalti Vinicius Junior menjadikan skor 1-1, hasil ini bertahan hingga turun minum.

Babak kedua pun berjalan dengan cukup intens. Barcelona kembali mengejutkan Madrid dengan gol pemain muda mereka, Fermin Lopez Marin di menit 69.

Tapi lagi-lagi Madrid bisa segera membalas lewat Lucas Vazquez di menit 73.

Ketika pertandingan sepertinya akan berakhir imbang, Jude Bellingham mencetak gol di menit 91 memanfaatkan umpan Vazquez. Skor pun 3-2 untuk tuan rumah.

Sang gelandang mencetak dua gol untuk memenangkan Clasico pertama musim ini pada bulan Oktober dalam apa yang disebut Bellingham Show.

Sekarang ia kembali tampil memukau dengan gol dramatis lainnya di waktu tambahan, melewati Marc-Andre Ter Stegen untuk secara efektif mengakhiri perburuan gelar.

Real Madrid akan menjuarai Liga pada musim ini, dan peran Bellingham dalam kemenangan tersebut sangatlah besar.

Ini bukanlah El Clasico yang harus dimenangkan Madrid. Mereka hanya harus memastikan bahwa mereka tidak kalah, mempertahankan keunggulan mereka di puncak klasemen, dan menghindari Barca kembali melakukan upaya yang terlambat dalam perburuan gelar.

Jadi ini bukanlah El Clasico yang biasanya terasa seperti semua atau tidak sama sekali.

Namun ini masih merupakan pertandingan klub terbesar di dunia sepak bola, dan atmosfer di Bernabeu sesuai dengan peristiwa tersebut.

Ini bukanlah susunan pemain terkuat Madrid, dengan beberapa pemain mengalami kelelahan setelah 120 menit bermain melawan Manchester City pada pertengahan pekan.

Pelatih Carlo Ancelotti melakukan tiga perubahan, dengan Dani Carvajal, Nacho Fernandez, dan Ferland Mendy keluar. Luka Modric, yang mungkin merupakan penampilan terakhirnya di El Clasico, masuk ke lini tengah, sementara Vazquez menggantikan Carvajal, dan Aurelien Tchouameni bergabung dengan Antonio Rudiger sebagai bek tengah.

Absennya Mendy berarti Eduardo Camavinga di bek kiri, dengan tugas berat melawan Lamine Yamal.

Bahkan layar raksasa 360 derajat yang baru dan megah di stadion dinyalakan untuk pertama kalinya.

Kemenangan Madrid atas rival utama mereka bukan hanya raihan tiga poin tapi juga potensi untuk meraih gelar La Liga semakin besar.(rak)

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#real madrid #La Liga #liga spanyol #Jude Bellingham #El Clasico #barcelona