Dengan demikian Paris Saint Germain lolos ke semifinal dengan kemenangan agregat 6-4.
Menjelang leg kedua dengan keunggulan 3-2 dari kemenangan mereka di ibu kota Prancis, juara La Liga itu memperlebar jurang pemisah mereka melalui Raphinha.
Menjelang leg kedua dengan keunggulan 3-2 dari kemenangan mereka di ibu kota Prancis, juara La Liga itu memperlebar jurang pemisah mereka melalui Raphinha, namun apa yang terjadi selanjutnya hanya bisa digambarkan sebagai ledakan bencana dari tim asuhan Xavi.
Raphinha memberi Barca keunggulan pada menit ke-12. Namun permainan Barca menjadi kacau ketika mereka bermain 10 orang, ketika Ronald Araujo dikartu merah pada menit ke-27 setelah melakukan pelanggaran terhadap Bradley Barcola.
Mantan penyerang Barcelona, Ousmane Dembele, mencetak gol bagi tim tamu pada menit ke-40 untuk menyamakan kedudukan, dan skor 1-1 tidak berubah hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Paris Saint Germain langsung menggebrak, dan Vitinha membawa mereka unggul melalui tendangan dari tepi kotak penalti pada menit ke-54.
Joao Cancelo melakukan pelanggaran terhadap Dembele pada menit ke-61 sehingga menyebabkan penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Kylian Mbappe, skor 1-3.
Saat Barca mencoba mencari gol untuk membawa pertandingan ke perpanjangan waktu, Kylian Mbappé memanfaatkan serangan balik untuk mencetak gol dari jarak dekat pada menit ke-89 dan memastikan tempat semifinal melawan Borussia Dortmund.
Kemenangan tersebut membawa PSG lolos ke babak empat besar Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2021. Paris Saint Germain unggul dengan agregat gol 6-4.
Barcelona yang berhasil lolos ke babak sistem gugur kompetisi antarklub top Eropa tersebut setelah dua kali tersingkir berturut-turut di babak penyisihan grup akhirnya tersingkir di babak knock out.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan