SURABAYA- Pilihan Brahim Diaz bermain untuk timnas Maroko dibandingkan Spanyol dinilai tepat. Gelandang Real Madrid ini langsung nyetel saat memperkuat Maroko berujicoba dengan Angola, Sabtu.
Pelatih timnas Maroko, Walid Regragui, dibuat terpana dengan kemampuan Brahim Diaz. Regragui mengatakan Diaz sama sekali tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.
Diaz mendapat tempat di skuat pilihan Regragui setelah memegang paspor Maroko beberapa pekan lalu.
Gelandang asal Real Madrid itu menjalani debutnya pada partai uji coba melawan Angola di Stadion Agrar, Agadir, pada Sabtu.
“Dia langsung bisa beradaptasi dengan sistem permainan kami. Para pemain memang harus beradaptasi karena saya menerapkan taktik berbeda,” ujar Regragui seperti dikutip dari laman Mundo Deportivo.
“Brahim dan para pemain lain bergabung ke skuad dengan membawa semangat positif. Saya sangat senang dengan kehadiran mereka semua,” tambah pelatih berusia 48 tahun itu.
Diaz bukanlah satu-satunya pemain debutan yang dipercaya Regragui tampil di pertandingan melawan Angola. Winger asal Villarreal, Ilias Akhomach, juga mendapat kesempatan debut.
Regragui sangatlah senang dengan kehadiran Akhomach dan Diaz. Regragui pun berharap hadirnya Akhomach dan Diaz bisa meningkatkan kualitas Maroko di masa depan.
“Brahim baru menghabiskan tiga hari bersama kami dan masih butuh waktu untuk bisa membangun hubungan dengan seluruh pemain. Sejauh ini, dia cukup sering menghabiskan waktunya bersama Achraf (Hakimi), Azzedine (Ounahi) dan Ilias. Mereka sudah mampu membangun hubungan di pertandingan melawan Angola.”
“Saya tentu sangat senang dengan kehadiran Brahim dan Ilias. Mereka berdua akan meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan. Kita semua sama-sama tahu seberapa bagus kualitas permainan Brahim,” tuntasnya.
Diaz memenuhi syarat untuk bermain bagi Maroko melalui darah kakek dan nenek dari pihak ayahnya. Dalam beberapa bulan terakhir, Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) sangat menginginkan dirinya untuk membela Singa Atlas.
Setelah mengalami dilema, gelandang serang Real Madrid, Brahim Diaz, telah menentukan pilihan tim nasional mana yang akan ia bela.
Meski telah bermain untuk Timnas Spanyol junior dan satu kali berlaga di level senior, kini pilihannya jatuh untuk membela Timnas Maroko.
Brahim Diaz sudah menyatakan ketertarikannya sejak lama untuk mewakili Maroko di panggung internasional.
Ia menyadari jika peluangnya untuk masuk dalam skuad Timnas Maroko akan lebih besar ketimbang Timnas Spanyol.
Terlebih, ia tidak dipanggil oleh pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, untuk ajang internasional terakhir Spanyol saat kualifikasi Euro 2024 pada September 2023 lalu karena sang pelatih lebih memilih memanggil nama-nama pemain muda, seperti Lamine Yamal dan Nico Williams.
Diaz juga antusias dengan prospek bermain dengan beberapa pemain terbaik di daratan Afrika, seperti Achraf Hakimi, Yassine Bounou, dan Sofyan Amrabat.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan