Memelihara Kucing Tak Sekadar Hobi Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

M Firman Syah • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 16:54 WIB
Berinteraksi dengan kucing, mulai dari membelai hingga bermain bersama, disebut berbagai penelitian dapat membantu mengurangi stres sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental pemiliknya. Foto: Ist.
Berinteraksi dengan kucing, mulai dari membelai hingga bermain bersama, disebut berbagai penelitian dapat membantu mengurangi stres sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental pemiliknya. Foto: Ist.

Radar Surabaya – Memelihara kucing tidak hanya menjadi hobi atau bentuk kecintaan terhadap hewan. Sejumlah penelitian menunjukkan, interaksi dengan kucing juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental sehingga kehadirannya dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup pemiliknya.

Manfaat tersebut diperoleh melalui aktivitas sederhana, seperti membelai, mengajak bermain, hingga merawat kucing. Interaksi ini diketahui dapat merangsang pelepasan hormon endorfin dan oksitosin yang berperan menciptakan rasa nyaman, mengurangi stres, serta membantu memperbaiki suasana hati setelah menjalani aktivitas sehari-hari.

Selain mendukung kesehatan mental, beberapa penelitian juga mengaitkan kepemilikan kucing dengan kesehatan jantung. Studi dari University of Minnesota, Amerika Serikat, menemukan bahwa pemilik kucing memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak memelihara kucing. Penelitian lain di Australia juga menunjukkan pemilik hewan peliharaan cenderung memiliki tekanan darah yang lebih stabil.

Manfaat memelihara kucing juga dirasakan oleh anak-anak. Penelitian dari University of Missouri menyebutkan kehadiran hewan peliharaan dapat membantu meningkatkan interaksi sosial pada anak dengan gangguan spektrum autisme. Selain itu, paparan terhadap hewan sejak usia dini juga dikaitkan dengan meningkatnya daya tahan tubuh serta menurunnya risiko gangguan pernapasan dan beberapa jenis alergi.

Hal menarik lainnya adalah suara dengkuran atau purring yang dihasilkan kucing. Getaran dengan frekuensi sekitar 20 hingga 140 hertz diduga dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks dan berpotensi mendukung proses pemulihan jaringan tulang, sendi, maupun otot. Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa manfaat tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Di balik berbagai manfaatnya, memelihara kucing tetap membutuhkan komitmen dan tanggung jawab. Pemilik harus memastikan hewan peliharaannya memperoleh makanan bergizi, vaksinasi, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta lingkungan yang bersih agar kesehatan hewan maupun manusia tetap terjaga.

Berbagai penelitian tersebut menunjukkan bahwa memelihara kucing bukan sekadar menghadirkan hiburan di rumah. Dengan perawatan yang baik, kehadiran kucing dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental serta menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih sehat. (rin/fir)

Editor : M Firman Syah
hewan Gaya Hidup kucing kesehatan jantung rileks