Radar Surabaya – Mengisi daya ponsel semalaman masih menjadi kebiasaan banyak orang karena dinilai praktis. Baterai sudah terisi penuh saat bangun pagi sehingga perangkat siap digunakan. Namun, kebiasaan ini kerap dikaitkan dengan anggapan dapat merusak baterai dan memperpendek usia perangkat.
Kekhawatiran tersebut berawal dari istilah overcharge, yakni kondisi ketika baterai dianggap terus menerima aliran listrik meski kapasitasnya telah mencapai 100 persen. Karena itu, sebagian pengguna memilih mencabut pengisi daya sebelum tidur agar baterai tetap awet.
Padahal, smartphone modern telah dilengkapi teknologi yang mampu mengatur proses pengisian daya secara otomatis. Pakar gawai, Lucky Sebastian, menjelaskan bahwa perangkat masa kini menggunakan Power Management Integrated Circuit (PMIC), yaitu chip yang mengendalikan arus listrik selama proses pengisian daya.
Menurut Lucky, saat kapasitas baterai hampir penuh, sistem akan beralih ke mekanisme trickle charging. Pada tahap ini, arus listrik yang masuk diperkecil sehingga baterai tidak terus menerima daya dalam jumlah besar meski masih terhubung ke pengisi daya.
Selain PMIC, banyak smartphone terbaru juga dibekali fitur pengisian daya adaptif (adaptive charging). Teknologi ini mempercepat pengisian saat baterai masih rendah, kemudian memperlambatnya ketika kapasitas mencapai sekitar 80 persen hingga penuh. Cara tersebut membantu menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan kondisi saat mengisi daya. Panas berlebih menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat penurunan performa baterai lithium-ion. Risiko ini dapat meningkat jika ponsel digunakan saat sedang diisi daya, diletakkan di bawah bantal atau kasur, maupun menggunakan pelindung yang menghambat pelepasan panas.
Karena itu, mengisi daya ponsel semalaman pada smartphone modern umumnya aman dilakukan selama menggunakan charger yang sesuai standar pabrikan dan perangkat ditempatkan di area dengan sirkulasi udara yang baik. Langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga keamanan sekaligus memperpanjang usia baterai. (rin/fir)
