
RADAR SURABAYA -- Sebuah tenant pizza kaki lima di Jalan Tidar Surabaya mencuri perhatian pecinta kuliner karena menyajikan pizza long berukuran jumbo. Pizza dibuat langsung dari adonan mentah di lokasi. Karena itu, pembeli dapat melihat proses pembuatannya secara langsung.
Owner Zuppa Riz, Iin Indriyana, mengungkapkan bahwa usaha tersebut awalnya hanya menjual zuppa soup. Namun, latar belakangnya yang lama berkecimpung dalam usaha roti mendorongnya untuk mengembangkan produk baru berupa pizza.
Baca Juga: Diduga Terpeleset, Pemancing Tenggelam di Sungai Romokalisari Surabaya
"Basic saya memang membuat dan menjual roti. Akhirnya saya ingin mengembangkan menu dan terpikir untuk menghadirkan pizza. Mulainya sekitar tahun 2023," ujarnya, Senin (8/6).
Menurut Iin, tantangan terbesar saat merintis usaha pizza adalah menemukan formula yang tepat, mulai dari komposisi adonan, pilihan menu, hingga waktu produksi agar bisa disajikan lebih cepat kepada pelanggan.
Ia mengaku pada masa awal, satu pizza membutuhkan waktu pembuatan hingga 30 menit. Akibatnya, dalam sehari hanya sekitar 10 porsi yang berhasil terjual.
"Awalnya memang masih mencoba-coba formula yang pas. Dulu satu pizza bisa sampai 30 menit prosesnya. Sekarang sudah lebih efisien, sekitar 15 sampai 20 menit sudah bisa siap saji," katanya.
Perbaikan proses produksi tersebut berdampak pada peningkatan penjualan. Saat ini, Zuppa Riz mampu menjual hingga 36 porsi pizza dalam sehari.
Baca Juga: Surabaya Juara Umum Arung Jeram Piala Wali Kota Surabaya 2026, Dominasi Tiga Kategori Bergengsi
Seiring meningkatnya minat pelanggan, variasi menu pun terus bertambah. Jika awalnya hanya tersedia dua varian rasa, kini sudah berkembang menjadi enam varian, termasuk pilihan rasa manis.
Salah satu menu yang paling banyak diburu pelanggan adalah pizza long. Yakni, pizza berbentuk persegi panjang dengan ukuran sekitar 40 x 20 sentimeter. Pizza jumbo tersebut dipotong menjadi 16 slice sehingga cocok disantap bersama keluarga maupun teman.
"Yang paling viral memang pizza long. Ukurannya besar dan bisa dinikmati ramai-ramai. Sampai sekarang itu yang paling banyak dicari pelanggan," jelas Iin.
Ia menambahkan, konsep pizza yang diusung memang disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia. Berbeda dengan pizza Italia yang cenderung tipis, pizza di Zuppa Riz menggunakan roti yang lebih tebal sehingga lebih mengenyangkan.
"Pizza kami bergaya Indonesia. Rotinya lebih tebal dan rasanya sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia," tuturnya.
Seluruh adonan pizza dibuat secara mandiri atau homemade dengan resep yang dikembangkan sendiri. Hal itu menjadi salah satu faktor yang membuat cita rasanya memiliki karakter berbeda dibandingkan pizza pada umumnya.
Popularitas pizza kaki lima tersebut juga menarik pelanggan dari berbagai kalangan. Mulai dari remaja, mahasiswa, pekerja, hingga keluarga yang datang untuk menikmati kuliner malam bersama. Tenant pizza street food tersebut buka setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 21.00 WIB. (sam)
Editor : Lambertus Hurek