Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gen Z Lebih Memilih HTS daripada Pacaran Resmi, Ini Alasannya

M Firman Syah • Rabu, 3 Juni 2026 | 13:35 WIB
 Lebih memilih hts saja dari pada pacaran jadi keunikan Gen z. Foto : Pinterest.
Lebih memilih hts saja dari pada pacaran jadi keunikan Gen z. Foto : Pinterest.

RADAR SURABAYA – Pola hubungan asmara di kalangan Generasi Z (Gen Z) terus mengalami perubahan seiring perkembangan zaman dan budaya digital. Jika generasi sebelumnya cenderung mengutamakan hubungan yang jelas dan berkomitmen, sebagian anak muda saat ini justru lebih memilih menjalani Hubungan Tanpa Status (HTS).

Meski tidak memiliki ikatan resmi, hubungan semacam ini sering kali diwarnai interaksi yang intens. Mulai dari saling bertukar pesan setiap hari, berbagi cerita pribadi, memberikan perhatian khusus, hingga muncul rasa cemburu ketika salah satu pihak dekat dengan orang lain.

Fenomena HTS semakin populer karena dianggap memberikan kebebasan tanpa tekanan komitmen. Banyak anak muda merasa lebih nyaman menjalani hubungan yang fleksibel dibanding harus terikat pada status pacaran yang dinilai membawa tanggung jawab lebih besar.

Selain itu, pengaruh media sosial dan pengalaman melihat berbagai kisah percintaan yang berakhir gagal juga menjadi faktor pendorong. Sebagian Gen Z memilih HTS sebagai cara untuk tetap merasakan kedekatan emosional tanpa harus menghadapi risiko patah hati akibat ekspektasi hubungan yang terlalu tinggi.

Namun, di balik kenyamanan tersebut, HTS juga menyimpan sejumlah risiko emosional. Ketiadaan kejelasan status sering memunculkan kebingungan mengenai arah hubungan, rasa cemburu yang sulit diungkapkan, hingga potensi sakit hati ketika salah satu pihak memiliki perasaan yang lebih dalam dibandingkan pihak lainnya.

Karena itu, para pelaku HTS disarankan tetap membangun komunikasi yang terbuka dan menetapkan batasan yang sehat. Kejelasan ekspektasi sejak awal dinilai penting untuk menghindari kesalahpahaman yang dapat berdampak pada kesehatan mental maupun hubungan sosial.

Fenomena HTS yang semakin banyak ditemui di kalangan Gen Z menunjukkan adanya perubahan cara pandang generasi muda terhadap cinta, kedekatan emosional, dan komitmen. Hubungan tidak lagi selalu didefinisikan melalui status resmi, melainkan melalui kenyamanan dan kesepakatan yang dibangun oleh kedua belah pihak. (nor/fir)

Editor : M Firman Syah
#HTS #relationship #Gen Z #Gaya Hidup Anak Muda #pacaran