RADAR SURABAYA - Asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya otot sfingter esofagus bagian bawah.
Gejalanya berupa rasa terbakar di dada, nyeri ulu hati, mual, hingga perut kembung. Menurut penelitian medis, pola makan menjadi faktor utama yang memengaruhi kambuhnya gejala.
Oleh karena itu, penderita asam lambung perlu menghindari makanan tertentu yang terbukti memperburuk kondisi.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Start Posisi 13 Moto3 Italia 2026, Siap Berburu Poin di Mugello
7 Makanan yang Harus Dihindari
1. Makanan Gorengan
Gorengan tinggi lemak dan minyak membuat proses pencernaan lebih lama. Hal ini memicu produksi asam berlebih dan melemahkan katup LES (Lower Esophageal Sphincter), sehingga asam lebih mudah naik ke kerongkongan. Secara medis, makanan berlemak terbukti meningkatkan risiko refluks.
2. Makanan Pedas
Kandungan capsaicin dalam cabai memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan iritasi. Studi klinis menunjukkan bahwa makanan pedas sering menjadi pemicu utama kambuhnya gejala GERD, seperti rasa panas di dada dan perut.
3. Buah Sitrus
Jeruk, lemon, dan grapefruit memiliki kadar asam tinggi yang dapat mengiritasi dinding lambung. Konsumsi berlebihan sering dikaitkan dengan rasa perih di dada dan tenggorokan. Dokter menyarankan penderita GERD mengganti buah sitrus dengan apel atau pisang yang lebih aman.
Baca Juga: Penderita Asam Lambung Wajib Tahu: 10 Hal yang Harus Dihindari agar Gejala Tak Kambuh
4. Cokelat
Cokelat mengandung kafein dan theobromine yang dapat merelaksasi sfingter esofagus. Akibatnya, isi lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Selain itu, kandungan lemak pada cokelat juga memperburuk gejala.
5. Kopi dan Minuman Berkafein
Kafein merangsang produksi asam lambung berlebih. Minum kopi saat perut kosong dapat memperburuk gejala, menyebabkan perih, mual, dan gangguan pencernaan. Penelitian menunjukkan konsumsi kopi berlebihan meningkatkan risiko kambuhnya GERD.
6. Alkohol
Alkohol dapat membuat otot kerongkongan lebih longgar, sehingga asam mudah naik. Selain itu, alkohol meningkatkan produksi gas di lambung, memicu perut kembung dan heartburn. Dokter menyarankan penderita GERD untuk menghindari alkohol sepenuhnya.
Baca Juga: Senja Budaya 2026 di Tugu Pahlawan: Generasi Muda Diajak Merayakan Tradisi dengan Cara Kekinian
7. Tomat dan Olahannya
Tomat mengandung asam malat dan sitrat yang dapat meningkatkan produksi asam lambung. Saus tomat, pasta, dan olahan berbasis tomat sering memperburuk gejala GERD.
Menghindari tujuh makanan di atas adalah langkah penting bagi penderita asam lambung agar gejala tidak kambuh.
Selain itu, penderita disarankan makan dalam porsi kecil namun sering, tidak langsung berbaring setelah makan, dan menjaga pola hidup sehat.
Dengan disiplin mengatur pola makan, risiko kambuhnya GERD dapat ditekan sehingga kualitas hidup tetap terjaga. (nur)
Editor : Nurista Purnamasari