Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ini 7 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Lambung

Nurista Purnamasari • Minggu, 31 Mei 2026 | 06:15 WIB
Penderita asam lambung harus menghindari sejumlah makanan agar tidak kambuh. (Pinterest)
Penderita asam lambung harus menghindari sejumlah makanan agar tidak kambuh. (Pinterest)

RADAR SURABAYA - Asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya otot sfingter esofagus bagian bawah.

Gejalanya berupa rasa terbakar di dada, nyeri ulu hati, mual, hingga perut kembung. Menurut penelitian medis, pola makan menjadi faktor utama yang memengaruhi kambuhnya gejala. 

Oleh karena itu, penderita asam lambung perlu menghindari makanan tertentu yang terbukti memperburuk kondisi.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Start Posisi 13 Moto3 Italia 2026, Siap Berburu Poin di Mugello

7 Makanan yang Harus Dihindari

1. Makanan Gorengan 
Gorengan tinggi lemak dan minyak membuat proses pencernaan lebih lama. Hal ini memicu produksi asam berlebih dan melemahkan katup LES (Lower Esophageal Sphincter), sehingga asam lebih mudah naik ke kerongkongan. Secara medis, makanan berlemak terbukti meningkatkan risiko refluks.

2. Makanan Pedas 
Kandungan capsaicin dalam cabai memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan iritasi. Studi klinis menunjukkan bahwa makanan pedas sering menjadi pemicu utama kambuhnya gejala GERD, seperti rasa panas di dada dan perut.

3. Buah Sitrus 
Jeruk, lemon, dan grapefruit memiliki kadar asam tinggi yang dapat mengiritasi dinding lambung. Konsumsi berlebihan sering dikaitkan dengan rasa perih di dada dan tenggorokan. Dokter menyarankan penderita GERD mengganti buah sitrus dengan apel atau pisang yang lebih aman.

Baca Juga: Penderita Asam Lambung Wajib Tahu: 10 Hal yang Harus Dihindari agar Gejala Tak Kambuh

4. Cokelat 
Cokelat mengandung kafein dan theobromine yang dapat merelaksasi sfingter esofagus. Akibatnya, isi lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Selain itu, kandungan lemak pada cokelat juga memperburuk gejala.

5. Kopi dan Minuman Berkafein 
Kafein merangsang produksi asam lambung berlebih. Minum kopi saat perut kosong dapat memperburuk gejala, menyebabkan perih, mual, dan gangguan pencernaan. Penelitian menunjukkan konsumsi kopi berlebihan meningkatkan risiko kambuhnya GERD.

6. Alkohol 
Alkohol dapat membuat otot kerongkongan lebih longgar, sehingga asam mudah naik. Selain itu, alkohol meningkatkan produksi gas di lambung, memicu perut kembung dan heartburn. Dokter menyarankan penderita GERD untuk menghindari alkohol sepenuhnya.

Baca Juga: Senja Budaya 2026 di Tugu Pahlawan: Generasi Muda Diajak Merayakan Tradisi dengan Cara Kekinian

7. Tomat dan Olahannya 
Tomat mengandung asam malat dan sitrat yang dapat meningkatkan produksi asam lambung. Saus tomat, pasta, dan olahan berbasis tomat sering memperburuk gejala GERD.

Menghindari tujuh makanan di atas adalah langkah penting bagi penderita asam lambung agar gejala tidak kambuh. 

Selain itu, penderita disarankan makan dalam porsi kecil namun sering, tidak langsung berbaring setelah makan, dan menjaga pola hidup sehat. 

Dengan disiplin mengatur pola makan, risiko kambuhnya GERD dapat ditekan sehingga kualitas hidup tetap terjaga. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Gaya Hidup #asam lambung #gerd #kesehatan #makanan pedas