Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Cara Tepat Menyimpan Daging Kurban agar Tahan Lama dan Aman Dikonsumsi

Nurista Purnamasari • Senin, 25 Mei 2026 | 08:40 WIB
Menyimpan daging kurban dengan cara yang benar dapat membuatnya tidak cepat rusak dan tetap aman dikonsumsi. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
Menyimpan daging kurban dengan cara yang benar dapat membuatnya tidak cepat rusak dan tetap aman dikonsumsi. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
RADAR SURABAYA - Setiap Idul Adha, masyarakat Indonesia menerima daging kurban dalam jumlah cukup banyak. Namun, tidak semua orang memahami cara menyimpannya dengan benar agar tetap segar dan aman dikonsumsi dalam jangka waktu lama. 
Kesalahan dalam penanganan dan penyimpanan dapat menyebabkan daging cepat basi, berubah warna, atau bahkan terkontaminasi bakteri berbahaya. 
Menurut para ahli pangan, penanganan daging kurban yang tepat dimulai sejak proses penerimaan hingga penyimpanan, termasuk memperhatikan suhu, wadah, dan kebersihan tangan saat mengolahnya.
Baca Juga: Lagi-Lagi Imbas Blackout Sumatera, 2 Pegawai Toko Tewas Keracunan Asap Genset di Batu Bara

Penanganan Awal Daging Kurban

Sebelum disimpan, daging kurban sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke dalam kulkas. Daging segar perlu diangin-anginkan terlebih dahulu selama 30–60 menit agar suhu tubuh hewan turun dan cairan darah keluar sempurna. 
Langkah ini membantu mencegah pembusukan dini dan menjaga tekstur daging tetap empuk.

Penyimpanan di Kulkas dan Freezer

Daging kurban dapat disimpan di suhu ruang, kulkas, atau freezer tergantung kebutuhan konsumsi. 
Baca Juga: Agar Memasak Daging Hasilnya Empuk, Coba Cara Ini
Jika akan segera dimasak, daging bisa disimpan di suhu ruang maksimal 4–6 jam, asalkan tidak terkena sinar matahari langsung. 
Untuk konsumsi dalam 1–2 hari, simpan daging di kulkas dengan suhu 0–4°C dalam wadah tertutup rapat atau plastik ziplock. 
Jika ingin disimpan lebih lama, masukkan ke dalam freezer bersuhu -18°C agar tahan hingga 2–3 bulan.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan Jelang Idul Adha, Pastikan Stok Hewan Kurban Jawa Timur Cukup, Aman, Sehat dan Siap Distribusi 
Selain itu, penting untuk tidak mencuci daging sebelum disimpan karena air dapat mempercepat pertumbuhan bakteri.
“Jangan mencuci daging sebelum disimpan, karena air bisa mempercepat pertumbuhan bakteri,” tambah Rini.

Tips Agar Daging Tetap Segar

Daging kurban sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara agar tidak terkontaminasi bau makanan lain di kulkas. 
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 25 Mei 2026: Gemini Luar Biasa, Libra Sangat Beruntung
Pisahkan jenis daging sapi, kambing, dan jeroan karena waktu simpan dan aroma masing-masing berbeda. 
Saat ingin digunakan, cairkan daging beku dengan cara meletakkannya di chiller selama beberapa jam, bukan direndam air panas. Setelah dicairkan, daging harus segera dimasak untuk menjaga kualitas protein dan rasa.
Banyak masyarakat yang masih menyimpan daging di suhu ruang terlalu lama, padahal daging merupakan bahan pangan berisiko tinggi jika tidak ditangani dengan benar. 
Baca Juga: George Russell Gagal Finis, Kimi Antonelli Kuasai GP Kanada 2026
Disarankan juga tidak menumpuk daging dalam satu wadah besar di freezer karena dapat menghambat sirkulasi udara dingin dan mempercepat pembusukan di bagian tengah.
Menyimpan daging kurban dengan benar bukan hanya soal ketahanan, tetapi juga keamanan pangan. 
Dengan memperhatikan suhu, wadah, dan kebersihan, daging kurban bisa bertahan lebih lama tanpa kehilangan cita rasa dan nilai gizinya. 
Baca Juga: Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 1,81 Miliar di Kota Kediri, Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Rentan
Langkah sederhana seperti mengangin-anginkan daging, tidak mencucinya sebelum disimpan, serta memisahkan per porsi dapat membuat stok daging kurban tetap segar hingga berbulan-bulan. (nur)
Editor : Nurista Purnamasari
#menyimpan daging kurban #tips menyimpan daging #kurban #daging #idul adha