SURABAYA – Bekerja dari rumah atau work from home (WFH) kini menjadi bagian dari pola kerja modern. Kondisi ini membuat kenyamanan ruang kerja semakin diperhatikan. Tidak hanya soal fungsi, tampilan visual juga mulai dianggap penting untuk menjaga fokus dan produktivitas.
Meja kerja yang tertata rapi dan estetik dinilai mampu meningkatkan mood saat bekerja. Suasana yang nyaman membuat aktivitas kerja terasa lebih ringan. Dari kebutuhan ini, muncul tren baru yang dikenal dengan istilah desk-scaping.
Desk-scaping merupakan teknik menata meja kerja dengan memadukan unsur fungsional dan dekoratif. Konsep ini menempatkan meja kerja sebagai ruang penting yang perlu dirancang secara personal. Setiap elemen dipilih tidak hanya berdasarkan fungsi, tetapi juga nilai estetika.
Baca Juga: WFH Rabu Dinilai Lebih Efisien, Pemprov Jatim Imbau Kurangi Penggunaan Mobil Dinas
Tren ini berkembang seiring meningkatnya praktik kerja jarak jauh. Banyak orang mulai menata ulang ruang kerja mereka agar lebih nyaman dan menarik. Inspirasi desk-scaping juga banyak bermunculan di media sosial seperti Instagram dan TikTok.
Desainer interior asal Chicago, Meghan Jay, menyebut desk-scaping sebagai cara memperlakukan meja kerja layaknya bagian penting dari rumah. “Desk-scaping pada dasarnya adalah menata ruang kerja dengan tingkat pertimbangan yang sama seperti yang kamu berikan pada seluruh ruangan, seperti menambahkan objek, material, dan detail kecil yang membuatnya terasa personal dan terencana,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Evaluasi WFH, Dorong ASN Beralih ke Transportasi Umum
Selain mempercantik tampilan, desk-scaping juga berdampak pada produktivitas. Penambahan elemen seperti pencahayaan yang tepat, tanaman kecil, hingga dekorasi sederhana dapat menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman. Kondisi ini membantu menjaga fokus saat menyelesaikan pekerjaan.
Untuk menerapkan desk-scaping, tidak perlu dilakukan secara drastis. Pengguna bisa memulai dari langkah sederhana dengan menambahkan elemen kecil. Selanjutnya, tampilan meja dapat dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan.
Baca Juga: WFH Jumat Pemkot Surabaya Dimulai, ASN Tetap Wajib Kerja Bakti
Meski menonjolkan estetika, fungsi tetap harus menjadi prioritas. Pemilihan barang sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kerja. Penggunaan tema atau tone yang konsisten juga membantu menciptakan tampilan meja yang rapi dan harmonis.
Dengan perpaduan fungsi dan estetika, desk-scaping menjadi solusi bagi pekerja WFH untuk menciptakan ruang kerja yang nyaman. Tren ini diperkirakan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya lingkungan kerja yang mendukung produktivitas. (shf/fir)
Editor : M Firman Syah