Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

3 Alasan Orang Tua Perlu Menunda Penggunaan Gadget pada Anak

M Firman Syah • Kamis, 16 April 2026 | 08:49 WIB
Pahami 3 alasan kenapa jangan memberikan memberikan gadget pada saat dini pada si kecil.
Pahami 3 alasan kenapa jangan memberikan memberikan gadget pada saat dini pada si kecil.

SURABAYA – Di era digital, penggunaan gadget pada anak usia dini semakin umum ditemui. Namun, para pakar menilai kebiasaan ini perlu dibatasi karena berpotensi memengaruhi tumbuh kembang anak, baik dari sisi emosional maupun sosial.

Dalam kajian Psikologi Anak, paparan layar sejak dini dinilai dapat memberikan dampak jangka panjang jika tidak diawasi dengan tepat. Berikut tiga alasan utama mengapa orang tua disarankan menunda penggunaan gadget pada anak:

Baca Juga: Paparan Gadget Berlebihan Sebabkan Anak Lima Kali Lebih Rentan Gangguan Mental

1. Risiko Emosi dan Tantrum
Anak yang terbiasa menggunakan gadget cenderung mengalami kesulitan dalam mengelola emosi. Paparan layar yang berlebihan membuat sistem saraf bekerja lebih aktif. Ketika penggunaan dihentikan, anak dapat menunjukkan reaksi seperti tantrum atau ledakan emosi karena belum mampu mengontrol perasaan secara mandiri.

2. Terhambatnya Interaksi Sosial
Masa kanak-kanak merupakan fase penting untuk belajar komunikasi dua arah. Interaksi langsung membantu anak memahami ekspresi wajah, nada bicara, dan empati. Penggunaan gadget yang terlalu dini berisiko mengurangi kesempatan tersebut, sehingga kemampuan sosial anak dapat terhambat.

Baca Juga: Anak Usia Dini Alami Kerusakan Mata akibat Gadget, Wamenkes RI Soroti Temuan di Surabaya

3. Ketergantungan pada Dopamin Instan
Konten digital dirancang dengan warna cerah dan perubahan cepat yang merangsang hormon Dopamin. Paparan berulang dapat membuat anak terbiasa dengan kepuasan instan. Dampaknya, anak menjadi sulit fokus pada aktivitas yang membutuhkan proses, seperti membaca atau bermain secara manual.

Para ahli menegaskan, pembatasan gadget bukan berarti menghambat kreativitas anak. Justru, langkah ini penting untuk membangun fondasi mental, emosional, dan sosial yang kuat sebelum anak mengenal dunia digital secara lebih luas. (nor/fir)

Editor : M Firman Syah
#gadget anak #Screen Time #pola asuh #parenting #psikologi anak