Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Atasi Kecanduan Medsos, Ini Strategi Agar Minat Belajar Kembali Meningkat

M Firman Syah • Jumat, 10 April 2026 | 16:13 WIB
Strategi: Lima cara mengatasi kecanduan medsos agar belajar jadi lebih fokus.
Strategi: Lima cara mengatasi kecanduan medsos agar belajar jadi lebih fokus.

RADAR SURABAYA – Kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam di media sosial kerap membuat aktivitas belajar terasa berat. Banyak orang kesulitan fokus membaca, namun justru betah berlama-lama menggulir layar ponsel tanpa jeda.

Kondisi ini dipicu oleh paparan konten instan yang memberikan kepuasan cepat. Di sisi lain, proses belajar membutuhkan waktu lebih panjang sehingga kerap dianggap kurang menarik. Untuk mengatasinya, ada sejumlah strategi yang bisa diterapkan agar minat belajar kembali tumbuh.

Baca Juga: PP Tunas Resmi Berlaku Hari Ini,  Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Akses Media Sosial

Salah satunya dengan mengatur ulang konten media sosial agar lebih edukatif. Pengguna dapat menyesuaikan algoritma dengan memilih topik pembelajaran serta mengurangi akun yang memicu distraksi.

Selain itu, memanfaatkan aplikasi belajar interaktif juga dapat menjadi solusi. Sistem berbasis permainan seperti poin dan tantangan membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan dan tidak monoton.

Baca Juga: Tiongkok Perketat Konten Media Sosial, Terapkan Aturan “No Degree, No Advice”

Konten video pendek juga bisa dimanfaatkan sebagai media belajar. Format yang ringkas dan visual dinilai memudahkan pemahaman, terutama bagi pengguna yang terbiasa dengan informasi cepat.

Menentukan alasan pribadi dalam belajar menjadi langkah penting untuk menjaga konsistensi. Dengan tujuan yang jelas, seseorang akan lebih termotivasi meski menghadapi rasa jenuh.

Baca Juga: Terobosan Baru! Depresi Bisa Dideteksi Lewat Media Sosial Berkat AI Karya Anak Bangsa

Dalam satu proses, penerapan praktik langsung juga berperan penting karena membantu memperkuat pemahaman sekaligus memberikan pengalaman nyata, sehingga belajar tidak hanya sebatas teori tetapi juga terasa lebih bermakna.

Perubahan kebiasaan ini memang tidak instan, namun dinilai efektif untuk mengurangi ketergantungan pada media sosial sekaligus membangun pola belajar yang lebih konsisten. (fid/fir)

Editor : M Firman Syah
#minat belajar #media sosial #pendidikan #produktivitas #generasi z