Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

5 Kebiasaan Pagi yang Terbukti Menyehatkan Pencernaan

Nurista Purnamasari • Kamis, 26 Maret 2026 | 05:00 WIB
Ilustrasi kesehatan pencernaan. (Pinterest)
Ilustrasi kesehatan pencernaan. (Pinterest)

RADAR SURABAYA - Kesehatan pencernaan sering kali dianggap hanya bergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi. Padahal, rutinitas harian terutama di pagi hari memiliki peran besar dalam menjaga fungsi usus dan metabolisme tubuh. 

Membiasakan kebiasaan sederhana di pagi hari terbukti mampu menjaga kesehatan metabolisme dan membuat pola hidup menjadi lebih berkualitas.

Sejumlah penelitian gastroenterologi, termasuk studi yang dipublikasikan oleh Harvard Medical School, menegaskan bahwa kebiasaan pagi yang tepat dapat memperbaiki keseimbangan mikrobioma usus, meningkatkan energi, dan mencegah gangguan pencernaan.

Baca Juga: Suara dari Perut Bisa Jadi Tanda Gangguan Pencernaan, Ini Penjelasannya

Dr. Saurabh Sethi, ahli gastroenterologi dan hepatologi bersertifikat yang terlatih di institusi Harvard dan Stanford, menekankan bahwa aktivitas baik setelah bangun tidur dapat menjaga kesehatan pencernaan.  

“Apa yang kita lakukan dalam beberapa jam pertama setelah bangun tidur menentukan kualitas pencernaan, energi, dan bahkan mood sepanjang hari,” jelasnya.

Kebiasaan Pagi untuk Kesehatan Pencernaan 

1. Minum Air Putih Sebelum Kopi
Setelah tidur 6–8 jam, tubuh mengalami dehidrasi ringan. Minum segelas air putih sebelum mengonsumsi kopi membantu mengaktifkan sistem pencernaan secara lembut, melancarkan pergerakan usus, dan mencegah konstipasi. 

Baca Juga: Percobaan Pencurian Jenazah Gegerkan Bojonegoro, Diduga Terkait Ritual Pesugihan

Studi dari Journal of Gastroenterology and Hepatology menunjukkan bahwa hidrasi pagi mendukung motilitas usus dan memperbaiki metabolisme cairan tubuh.

2. Paparan Sinar Matahari Pagi
Berjemur selama 10–15 menit di bawah sinar matahari pagi membantu mengatur ritme sirkadian tubuh. Ritme biologis ini berhubungan erat dengan kesehatan pencernaan karena memengaruhi produksi hormon dan aktivitas mikrobioma usus. 

Penelitian dari Frontiers in Microbiology menemukan bahwa paparan cahaya alami mendukung keseimbangan flora usus dan meningkatkan kualitas tidur, yang pada akhirnya memperbaiki sistem pencernaan.

Baca Juga: SNBT 2026 Resmi Dibuka! Ini 3 PTN di Pulau Jawa dengan Jurusan Teknik Pertambangan Favorit Calon Mahasiswa

3. Sarapan Bergizi dengan Serat dan Probiotik
Sarapan yang mengandung serat, protein, dan probiotik seperti yogurt, kefir, buah, serta biji-bijian terbukti mendukung flora usus sehat. Serat membantu pergerakan usus, sementara probiotik menjaga keseimbangan bakteri baik. 

Studi klinis yang diterbitkan dalam Nutrients Journal menegaskan bahwa konsumsi probiotik secara rutin meningkatkan penyerapan nutrisi, mengurangi peradangan usus, dan memperbaiki sistem imun.

4. Latihan Pernapasan atau Meditasi Singkat
Stres pagi hari dapat mengganggu komunikasi otak-usus (gut-brain axis). Melakukan latihan pernapasan dalam atau meditasi singkat selama 5–10 menit membantu menurunkan kadar kortisol, hormon stres yang dapat memengaruhi motilitas usus. 

Penelitian dari Psychoneuroendocrinology menunjukkan bahwa teknik relaksasi sederhana mampu memperbaiki fungsi pencernaan dan menurunkan risiko sindrom iritasi usus.

Baca Juga: Transformasi Lucinta Luna Pasca Lebaran: Rambut Pendek Bikin Terlihat Lebih “Ganteng”

5. Mindful Eating: Makan Tanpa Distraksi
Mengonsumsi makanan dengan penuh kesadaran, tanpa distraksi layar ponsel atau televisi, membantu tubuh fokus pada proses pencernaan. Mindful eating meningkatkan penyerapan nutrisi, mencegah makan berlebihan, dan memperbaiki metabolisme. 

Studi perilaku dari Appetite Journal menegaskan bahwa makan dengan fokus memperbaiki respon hormonal tubuh terhadap makanan dan mendukung kesehatan usus.

Rutinitas tersebut tidak hanya memperbaiki fungsi usus, tetapi juga meningkatkan metabolisme, sistem imun, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan langkah kecil setiap pagi, tubuh lebih siap menghadapi aktivitas sehari penuh. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Sarapan Bergizi #pencernaan #usus #minum air putih #serat #metabolisme #kesehatan #kesehatan pencernaan #probiotik