Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Cara Menumbuhkan Minat Belajar Anak Sejak Dini, Peran Orang Tua Sangat Penting

Muhammad Firman Syah • Rabu, 18 Februari 2026 | 12:23 WIB

Ilustrasi Menumbuhkan Minat Belajar pada Anak.
Ilustrasi Menumbuhkan Minat Belajar pada Anak.

SURABAYA – Menumbuhkan minat belajar anak sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan kesiapan akademik di masa depan. Ketertarikan terhadap proses belajar yang dibangun sejak awal akan memudahkan anak beradaptasi saat memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Belajar pada dasarnya merupakan proses perubahan ke arah yang lebih baik, baik dari sisi pengetahuan, sikap, maupun keterampilan. Proses tersebut tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi terjadi sepanjang kehidupan.

Minat belajar sendiri adalah dorongan dari dalam diri yang menimbulkan rasa tertarik terhadap suatu aktivitas. Pada anak usia dini, minat ini perlu tumbuh secara alami tanpa tekanan agar proses belajar terasa menyenangkan, bukan menjadi beban.

Baca Juga: Belajar Efektif, Fondasi Sukses Akademik dan Nonakademik

Ketua Umum Asosiasi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, Sofia Hartati, menyebut lima tahun pertama kehidupan anak sebagai periode golden age. Pada fase ini, perkembangan fisik, intelektual, emosional, dan sosial berlangsung sangat pesat sehingga stimulasi yang tepat akan memberikan dampak besar bagi tumbuh kembang anak.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk menumbuhkan minat belajar sejak dini:

1. Menjadi teladan
Anak usia dini cenderung meniru kebiasaan orang tua. Jika orang tua menunjukkan sikap positif terhadap membaca, berdiskusi, atau belajar hal baru, anak akan melihat aktivitas tersebut sebagai sesuatu yang menyenangkan dan penting.

Baca Juga: 5 AI yang Membantu Mahasiswa Belajar Lebih Efektif

2. Mengemas belajar sambil bermain
Dunia anak adalah dunia bermain. Karena itu, proses belajar sebaiknya dikemas secara kreatif, misalnya mengenalkan warna melalui permainan, berhitung dengan benda di sekitar rumah, atau membaca cerita bergambar.

3. Melatih tanggung jawab sederhana
Membiasakan anak melakukan hal kecil seperti merapikan mainan atau makan sendiri dapat melatih kemandirian. Sikap tanggung jawab ini menjadi bagian dari proses belajar dalam kehidupan sehari-hari.

4. Memahami minat dan memberi motivasi
Setiap anak memiliki ketertarikan berbeda. Orang tua perlu peka terhadap minat tersebut dan memberikan dukungan yang sesuai agar potensi anak berkembang optimal.

Baca Juga: Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar Pemanfaatan dan Etika AI Lewat Bootcamp 

5. Menciptakan lingkungan belajar yang nyaman
Suasana rumah yang kondusif akan membantu anak lebih fokus. Penataan ruang belajar yang rapi, pencahayaan cukup, serta elemen visual yang disukai anak dapat meningkatkan semangat belajar.

Dengan pendekatan yang tepat dan penuh kesabaran, minat belajar anak dapat tumbuh secara alami. Peran orang tua sebagai pendamping utama menjadi kunci dalam membangun kebiasaan belajar yang positif sejak usia dini. (btl/fir)

Editor : M Firman Syah
#belajar #lingkungan belajar #Anak Sejak Dini #akademik #peran orang tua