Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sudah Rutin Olahraga Tapi Kulit Tetap Kusam, Ini Penyebab yang Sering Diabaikan

Muhammad Firman Syah • Jumat, 13 Februari 2026 | 11:25 WIB

Olahraga : Kurang nutrisi membuat kulit tetap kusam meski rutin beraktivitas.
Olahraga : Kurang nutrisi membuat kulit tetap kusam meski rutin beraktivitas.

RADAR SURABAYA — Rutin berolahraga identik dengan tubuh yang lebih bugar, metabolisme lancar, dan penampilan lebih segar. Namun, tidak sedikit orang justru mengeluhkan kulit tampak kusam meski sudah konsisten menjalani gaya hidup aktif.

Kondisi ini sering kali bukan disebabkan oleh olahraga itu sendiri, melainkan kurangnya perhatian terhadap asupan nutrisi yang menunjang proses pemulihan tubuh dan kesehatan kulit.

Olahraga, baik intensitas ringan maupun berat, tetap memberikan tekanan pada otot dan jaringan tubuh. Saat beraktivitas fisik, tubuh mengalami proses stres fisiologis yang membutuhkan pemulihan. Proses pemulihan tersebut memerlukan asupan nutrisi yang cukup, termasuk protein, vitamin, mineral, serta cairan.

Baca Juga: Olahraga Terbukti Efektif Redakan Depresi, Setara Terapi Psikologis

Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, tubuh akan memprioritaskan fungsi vital dibandingkan regenerasi kulit. Akibatnya, kulit bisa terlihat lebih kering, lelah, dan kusam.

Selain itu, aktivitas luar ruang meningkatkan paparan sinar ultraviolet dan polusi udara yang memicu terbentuknya radikal bebas. Tanpa perlindungan antioksidan yang memadai, stres oksidatif dapat merusak sel-sel kulit dan mempercepat munculnya tanda penuaan dini.

Salah satu nutrisi penting untuk menjaga kesehatan kulit adalah vitamin C. Nutrisi ini berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan sekaligus mendukung pembentukan kolagen.

Baca Juga: Micro-Workout, Solusi Olahraga Singkat bagi Pekerja Kantoran Minim Waktu

Kolagen merupakan protein utama penyusun kulit yang berfungsi menjaga elastisitas dan kekenyalan. Produksi kolagen alami tubuh akan menurun seiring bertambahnya usia dan dapat semakin berkurang jika asupan vitamin C tidak mencukupi.

Tak hanya vitamin C, asupan protein yang cukup juga diperlukan karena kolagen tersusun dari asam amino. Kekurangan protein dapat menghambat proses perbaikan jaringan kulit setelah aktivitas fisik.

Di sisi lain, hidrasi juga memegang peranan penting. Saat berolahraga, tubuh kehilangan cairan melalui keringat. Jika tidak segera diganti, dehidrasi ringan dapat membuat kulit tampak lebih kering dan tidak bercahaya.

Baca Juga: Warga Manfaatkan CFD Hari Pertama di Alun-Alun Sidoarjo, dari Olahraga hingga Berburu Layanan Publik

Para ahli menyarankan agar individu yang aktif berolahraga memperhatikan pola makan seimbang yang mencakup buah dan sayur kaya antioksidan, protein berkualitas, serta asupan cairan yang cukup. Penggunaan tabir surya saat beraktivitas di luar ruang juga penting untuk meminimalkan dampak paparan sinar matahari.

Dengan kombinasi olahraga teratur, nutrisi seimbang, dan perawatan kulit yang tepat, manfaat kebugaran dapat dirasakan tidak hanya pada tubuh, tetapi juga pada penampilan kulit yang lebih sehat dan bercahaya. (rif/fir)

 
 
 
Editor : M Firman Syah
#gaya hidup sehat #nutrisi tubuh #kulit kusam #vitamin c #kesehatan kulit