Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tak Perlu ke Gym, Aktivitas Ringan Sehari-hari Tetap Bermanfaat bagi Kesehatan

Muhammad Firman Syah • Senin, 9 Februari 2026 | 07:12 WIB

Peregangan ringan: Aktivitas sederhana di kantor bantu jaga kebugaran.
Peregangan ringan: Aktivitas sederhana di kantor bantu jaga kebugaran.

RADAR SURABAYA — Menjaga kebugaran tubuh tidak selalu harus dilakukan melalui olahraga berat atau rutin ke pusat kebugaran. Aktivitas ringan yang dilakukan secara konsisten dalam keseharian juga terbukti memberikan manfaat besar bagi kesehatan.

Tanpa disadari, gerakan sederhana seperti berjalan cepat, naik tangga, atau beres-beres rumah membantu tubuh tetap aktif. Semakin sering tubuh bergerak, meski dalam durasi singkat, semakin baik dampaknya bagi kesehatan jantung dan sistem metabolisme.

Baca Juga: Tempat Gym di Jalan Jarak Surabaya Terbakar, Dua Orang Sempat Terjebak

Peneliti dari Institute of Sport, Exercise and Health, University College London, menekankan pentingnya mengubah cara pandang terhadap aktivitas fisik. Menurut mereka, kesehatan tidak semata ditentukan oleh olahraga intens berdurasi panjang, tetapi juga oleh kebiasaan bergerak sepanjang hari.

Hal tersebut disampaikan peneliti senior University College London, Dr. Blodgett, yang mengkaji dampak aktivitas fisik dari intensitas ringan hingga berat. Ia menilai olahraga intens memang penting, namun hanya satu bagian dari pola hidup sehat secara keseluruhan.

Salah satu konsep yang disorot adalah Vigorous Intermittent Lifestyle Physical Activity (VILPA). Konsep ini merujuk pada aktivitas fisik singkat namun intens yang dilakukan di sela rutinitas harian, seperti menaiki tangga atau mempercepat langkah berjalan.

Baca Juga: Hobi Olahraga, Donwori Kenal Selingkuhan di Tempat Gym

Meski berdurasi singkat, VILPA terbukti mampu menurunkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan harapan hidup apabila dilakukan secara rutin.

Blodgett juga mengingatkan fenomena active couch potato, yakni individu yang berolahraga singkat tetapi menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk. Kebiasaan tersebut tetap berisiko bagi kesehatan meskipun seseorang sudah berolahraga.

Duduk terlalu lama tidak sepenuhnya dapat diimbangi dengan olahraga satu jam. Karena itu, masyarakat disarankan untuk berdiri atau bergerak setiap 15–30 menit, termasuk melakukan peregangan ringan.

Baca Juga: 7 Alasan Mengapa Bodimax Menjadi Pilihan Terbaik untuk Alat Gym di Rumah

Ia menyarankan agar fokus menjaga kesehatan tidak hanya pada durasi olahraga, melainkan juga pada upaya mengurangi waktu diam. Aktivitas rumah tangga seperti membersihkan rumah atau membawa belanjaan pun termasuk aktivitas fisik yang bermanfaat.

Perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari dinilai mampu memberikan dampak besar bagi kesehatan jangka panjang. (rif/fir)

Editor : M Firman Syah
#Berjalan #kebugaran tubuh #olahraga #Gym #kesehatan