RADAR SURABAYA - Buah dikenal sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat yang penting bagi tubuh. Namun, tidak semua buah cocok dikonsumsi dalam kondisi cuaca panas atau musim kemarau.
Beberapa jenis buah justru dapat memicu gangguan pencernaan, meningkatkan suhu tubuh, atau memperparah dehidrasi jika dikonsumsi berlebihan saat suhu udara tinggi.
Menurut sumber kesehatan internasional seperti Moneycontrol, ada sejumlah buah yang sebaiknya dibatasi konsumsinya saat cuaca panas karena efeknya terhadap sistem pencernaan dan keseimbangan cairan tubuh
6 Buah yang Perlu Diwaspadai Saat Musim Panas
Berikut adalah enam buah yang sebaiknya dihindari atau dikonsumsi secara terbatas saat cuaca panas ekstrem:
1. Semangka
Meski dikenal sebagai buah penyegar, semangka memiliki kandungan air tinggi yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan jika dikonsumsi berlebihan. Terlalu banyak air dalam sistem pencernaan dapat mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh
2. Nanas
Mengandung enzim bromelain yang bersifat asam dan dapat memicu iritasi lambung jika dikonsumsi dalam jumlah besar saat tubuh sedang mengalami stres panas.
Baca Juga: Victoria Beckham Ungkap Alasan Tak Pernah Tersenyum di Depan Publik Selama 25 Tahun
3. Durian
Buah ini bersifat panas dan tinggi kalori. Konsumsi durian saat suhu udara tinggi dapat meningkatkan suhu tubuh dan memperparah rasa gerah, bahkan memicu mual atau pusing.
4. Mangga
Terutama mangga matang yang manis, memiliki indeks glikemik tinggi dan bisa meningkatkan kadar gula darah serta suhu tubuh jika dikonsumsi berlebihan.
5. Kelengkeng
Buah ini bersifat panas dan dapat memicu gejala seperti sariawan, tenggorokan kering, atau rasa tidak nyaman di perut saat cuaca panas.
Baca Juga: Stok Bensin di Seluruh SPBU Vivo Dinyatakan Habis, Belum Ada Kepastian Pengisian Ulang
6. Rambutan
Mirip dengan kelengkeng, rambutan juga memiliki efek meningkatkan suhu tubuh dan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman jika dikonsumsi dalam jumlah besar saat musim kemarau.
Penelitian dari Journal of Food Science and Nutrition juga menyebutkan bahwa konsumsi buah dengan indeks glikemik tinggi dan sifat termogenik sebaiknya dibatasi saat suhu lingkungan meningkat, karena dapat memperburuk risiko dehidrasi dan gangguan metabolisme
Meski buah merupakan bagian penting dari pola makan sehat, pemilihan jenis buah yang tepat sangat penting terutama saat menghadapi cuaca panas atau musim kemarau.
Menghindari buah-buahan yang bersifat panas, tinggi gula, atau berpotensi mengganggu pencernaan dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh dan mencegah dehidrasi.
Sebagai alternatif, disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan dengan kandungan air tinggi seperti mentimun, jeruk, melon, dan stroberi yang lebih aman dan menyegarkan saat suhu udara meningkat.
Bijak dalam memilih buah bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal menjaga kesehatan tubuh sesuai kondisi lingkungan. (nur)
Editor : Nurista Purnamasari